Sunday, 17 May 2026
Kesehatan

--- Lebih dari 350 Ribu Wanita Meninggal Setiap Tahun Akibat Kanker Serviks, Ini Tips dari Dokter ---

--- Setiap tahun, kanker serviks merenggut lebih dari 350 ribu nyawa wanita di seluruh dunia. Dokter memberikan beberapa tips untuk pencegahan dan deteksi dini penyakit ini. ---

P
Patrick Jonathan
15 May 2026 4 pembaca
---
Lebih dari 350 Ribu Wanita Meninggal Setiap Tahun Akibat Kanker Serviks, Ini Tips dari Dokter

---
Foto: Ilustrasi kanker serviks (Getty Images/iStockphoto/pepifoto)
---TITLEEXCERPT--- Setiap tahun, kanker serviks merenggut lebih dari 350 ribu nyawa wanita di seluruh dunia. Dokter memberikan beberapa tips untuk pencegahan dan deteksi dini penyakit ini. ---CONTENT---

Setiap tahunnya, kanker serviks menyebabkan kematian lebih dari 350 ribu wanita di seluruh dunia. Berbeda dengan jenis kanker lain yang sering muncul secara mendadak, kanker ini memiliki penyebab yang jelas dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Penelitian menunjukkan bahwa human papillomavirus (HPV) menjadi penyebab utama hampir semua kasus kanker serviks, yang menjadikan penyakit ini bisa dicegah.

Pentingnya Vaksin HPV

Vaksin HPV menjadi langkah pencegahan yang sangat penting terhadap kanker serviks. Penelitian menunjukkan bahwa anak perempuan yang mendapatkan vaksinasi HPV pada usia 12 hingga 13 tahun mengalami penurunan risiko kanker serviks hingga 87 persen. Menurut Dr. Neha Kumar, seorang konsultan senior onkologi ginekologi, waktu vaksinasi sangat krusial. Bagi wanita yang divaksinasi pada usia yang lebih tua, yaitu 16 hingga 18 tahun, penurunan risiko kanker serviks hanya mencapai 34 persen.

Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual, sehingga vaksinasi sebelum terpapar virus jauh lebih efektif. Meskipun wanita yang lebih tua tetap bisa mendapatkan manfaat dari vaksin HPV, perlindungannya cenderung lebih rendah. "Banyak orang dewasa mungkin mendapat manfaat dari vaksinasi setelah konsultasi medis," ujar Dr. Kumar.

Pentingnya Skrining Kesehatan

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin juga sangat penting. Kanker serviks pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala. Tes Pap Smear dan tes HPV dapat mendeteksi perubahan sel abnormal bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi kanker. Melewatkan pemeriksaan kesehatan dapat mengakibatkan diagnosis kanker yang terlambat, sehingga pengobatan menjadi jauh lebih sulit.

Dr. Kumar juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan organ intim, menerapkan kesehatan seksual yang aman, serta segera mengobati infeksi yang berulang. Pola makan yang sehat juga berperan penting; konsumsi makanan yang kaya antioksidan, sayuran hijau, serta makanan yang mengandung folat dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Tidur yang cukup juga sangat penting, karena sistem imun yang sehat dapat membantu mengatasi infeksi HPV secara alami.

Selain itu, tidak boleh menganggap remeh gejala-gejala yang tidak biasa. Perdarahan yang tidak teratur, perdarahan setelah berhubungan seksual, keputihan yang tidak biasa, atau nyeri panggul yang terus-menerus sebaiknya tidak dianggap sebagai masalah hormonal yang sepele.

// Artikel Terkait