Sunday, 17 May 2026
Tekno

Layanan RoboBus Tanpa Sopir Resmi Diperkenalkan di Masjid Quba untuk Jemaah Haji

Arab Saudi telah meluncurkan program uji coba RoboBus, sebuah bus otonom tanpa sopir yang akan melayani jemaah haji di Masjid Quba, Madinah. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi digital di...

D
Dimas Adhyaksa Putra
14 May 2026 7 pembaca
Layanan RoboBus Tanpa Sopir Resmi Diperkenalkan di Masjid Quba untuk Jemaah Haji
Arab Saudi meluncurkan RoboBus, layanan shuttle bus otonom untuk jemaah haji di Masjid Quba. Program ini sedang diuji coba selama 60 hari. (Foto: www.pixmoving.com)

Arab Saudi secara resmi meluncurkan program percobaan untuk layanan shuttle bus otonom yang dikenal dengan nama RoboBus, yang ditujukan untuk jemaah haji di kawasan Masjid Quba, Madinah. Peluncuran ini merupakan kolaborasi antara Otoritas Transportasi Arab Saudi (TGA) dan Madinah Region Development Authority, sebagai bagian dari upaya kerajaan dalam mempercepat transformasi digital dalam sektor transportasi.

RoboBus merupakan kendaraan otonom dengan level 4, yang berarti dapat beroperasi secara mandiri tanpa pengemudi manusia dalam kondisi tertentu. Kendaraan ini adalah minibus listrik yang dilengkapi dengan teknologi LiDAR, kamera, dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi lingkungan sekitarnya serta melakukan navigasi secara otomatis.

Detail dan Fasilitas RoboBus

Bus listrik ini dirancang untuk mengangkut hingga 20 penumpang dalam satu perjalanan. Dengan memanfaatkan sistem kecerdasan buatan yang didukung oleh sensor modern dan kamera resolusi tinggi, RoboBus memastikan keamanan bagi penumpang dan pejalan kaki selama operasionalnya.

Program percontohan ini akan berlangsung selama 60 hari, di mana otoritas setempat akan melakukan evaluasi terhadap kesiapan layanan, efektivitas operasional, kualitas performa, serta pengalaman pengguna sebelum teknologi serupa diterapkan secara lebih luas di kota-kota di Arab Saudi.

Rute dan Operasional RoboBus

Rute yang dilalui RoboBus sepanjang 700 meter di area pelataran Masjid Quba, dirancang untuk memudahkan mobilitas jemaah, baik laki-laki maupun perempuan, dari titik masuk yang telah ditentukan. Selama operasional, bus akan mengikuti jalur khusus yang sebelumnya digunakan oleh kendaraan golf cart, untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah penyimpangan rute.

Selain menguji layanan transportasi, proyek ini juga bertujuan untuk mengukur integrasi kendaraan otonom dengan infrastruktur yang ada. Data yang diperoleh selama uji coba akan dikumpulkan menggunakan peta digital resolusi tinggi, guna memastikan bahwa teknologi self-driving dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan.

// Artikel Terkait