Sunday, 16 August 2026
Politik & Hukum

Kritik Pacul Terhadap Penunjukan Muzani Hadiri Pemakaman Khamenei

Bambang Wuryanto atau Pacul menyoroti mekanisme penunjukan Ketua MPR Ahmad Muzani oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran, menegaskan bahwa proses ters...

H
Hanafi Syahputra
08 July 2026 94 pembaca
Prabowo Utus Muzani Hadiri Pemakaman Khamenei, Pacul: Mekanismenya Tak Begitu
Prabowo Utus Muzani Hadiri Pemakaman Khamenei, Pacul: Mekanismenya Tak Begitu
jpnn.com Sumber: jpnn.com

Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto, yang akrab disapa Pacul, memberikan tanggapan kritis terhadap informasi mengenai pengutusan Ketua MPR Ahmad Muzani oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang berlangsung di Masyhad pada Kamis, 9 Juli.

Pacul menyatakan bahwa mekanisme pengutusan pimpinan MPR oleh Presiden tidak berjalan melalui penunjukan langsung. "Kalau Pak Presiden mengutus Ketua MPR, saya kira mekanismenya tidak seperti itu," ujarnya saat ditemui di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa, 7 Juli.

Mekanisme Pengutusan yang Tepat

Menurut Pacul, baik MPR maupun Presiden adalah lembaga tinggi yang memiliki kedudukan setara dalam sistem ketatanegaraan. Ia menjelaskan bahwa perwakilan MPR seharusnya hadir di pemakaman Khamenei setelah melalui rapat internal untuk membahas keputusan tersebut. "Kemudian dari MPR-MPR rapat, memutuskan mau memberikan pertimbangan ini dan ini, maka takziah ke sana," tambahnya.

Pacul menekankan bahwa seorang Presiden tidak memiliki kewenangan untuk memerintah pimpinan MPR, dan setiap rapat yang diadakan bersifat konsultatif. "Jadi, tidak memerintah, tetapi konsultatif. Bisa konsultasi. Saya mau konsultasi soal ini, barangkali kita meng-endorse sesuatu, boleh. Klir," jelasnya.

Rapat dan Undangan yang Belum Ada

Lebih lanjut, mantan pimpinan Komisi III DPR RI ini mengungkapkan bahwa hingga saat ini, ia belum menerima undangan atau informasi mengenai rapat khusus antara Presiden dengan MPR terkait kehadiran di pemakaman Khamenei. "Ya, untuk yang ini aku belum dapat rapat, belum dapat undangan," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Luar Negeri Sugiono telah mengonfirmasi rencana kehadiran mereka di pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Masyhad pada 9 Juli. Muzani menyatakan bahwa kehadirannya adalah untuk mewakili Presiden Prabowo Subianto. "Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Suaiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatulloh Khamenei di Masyhad, Iran pada Kamis 9 Juli 2026," tulisnya dalam unggahan di Instagram.

Eks Sekjen Gerindra itu juga menyampaikan bahwa persiapan keberangkatannya bersama Sugiono sedang diatur oleh Kementerian Luar Negeri. "Kehadiran kami merupakan representasi resmi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang turut berduka cita atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatulloh Khamenei," tutupnya.

// Artikel Terkait