Saturday, 15 August 2026
Kesehatan

Komedian Temon Meninggal Dunia, Diduga Karena Penyakit Hipertensi

Dunia hiburan Indonesia berduka atas meninggalnya komedian Temon, yang dikenal dengan nama asli Simson Rarameha Ngadang, pada Minggu (12/7) di usia 59 tahun. Penyebab kematiannya diduga terkait dengan...

A
Arga Pratama
12 July 2026 70 pembaca
Simson Rarameha Ngadang atau Temon (Foto: dok Instagram temontemplar27)
Simson Rarameha Ngadang atau Temon (Foto: dok Instagram temontemplar27)

Berita duka datang dari dunia hiburan Tanah Air, di mana komedian Temon atau Simson Rarameha Ngadang telah meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli, di usia 59 tahun. Informasi mengenai kepergiannya pertama kali disampaikan melalui pesan singkat yang diterima oleh sejumlah rekan media.

Menurut informasi yang beredar, Temon menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 08.42 WIB. Asisten Temon, Febry, mengonfirmasi bahwa saat ini jenazahnya masih berada di rumah sakit dan waktu pemakaman belum dapat dipastikan. "Iya tadi pagi (meninggal). Sekarang masih di rumah sakit. Waktunya belum tahu," ungkap Febry.

Riwayat Penyakit Hipertensi

Febry juga menyebutkan bahwa penyebab pasti kematian Temon belum diketahui. Namun, ia menegaskan bahwa komedian yang sering tampil bersama Abdel Achrian ini memiliki riwayat penyakit darah tinggi. "Belum tahu pasti, tapi emang ada darah tinggi," kata Febry.

Sesuai dengan informasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah dalam arteri meningkat secara konstan melebihi batas normal. Pengukuran tekanan darah terdiri dari dua komponen, yaitu tekanan sistolik saat jantung berkontraksi dan tekanan diastolik saat jantung beristirahat. Seseorang dianggap menderita hipertensi jika tekanan darahnya secara konsisten mencapai 140/90 mmHg atau lebih tinggi.

Penyebab dan Gejala Hipertensi

Berbagai faktor dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, antara lain stres, konsumsi garam yang berlebihan, kebiasaan merokok, obesitas, dan konsumsi alkohol yang berlebihan. Meskipun banyak penderita hipertensi tidak mengalami gejala, beberapa tanda umum yang mungkin muncul adalah sakit kepala, pusing, penglihatan kabur, sesak napas, dan detak jantung yang tidak teratur.

Jika tidak ditangani dengan baik, hipertensi yang berkepanjangan dapat berakibat fatal, seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, dan kerusakan pada mata.

// Artikel Terkait