Jakarta - Seorang kreator dari Bantul yang dikenal sebagai "Duta Ketahanan Pangan" telah menarik perhatian banyak orang dengan membagikan resep yang menggunakan kimpul, umbi lokal Indonesia, sebagai pengganti bahan karbohidrat utama. Melalui kontennya, ia tidak hanya memberikan ide memasak, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai berbagai sumber karbohidrat lokal yang kurang dikenal dibandingkan beras atau kentang.
Berbagai hidangan seperti dumpling ayam, mashed potato, dan camilan yang biasanya menggunakan kentang atau nasi, kini diolah dengan kimpul sebagai alternatif sumber karbohidrat. Hal ini mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan kimpul dalam menu sehari-hari.
Kandungan Gizi Kimpul
Spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa kimpul merupakan sumber karbohidrat dengan karakteristik gizi yang berbeda. Ia menyebutkan bahwa kandungan karbohidrat dalam kimpul lebih rendah dibandingkan nasi putih dengan berat yang sama, hal ini disebabkan oleh kadar air kimpul yang lebih tinggi.
“Seratnya juga lumayan lebih tinggi, jadi bisa bikin kenyang lebih lama dibanding nasi putih,” ungkapnya saat dihubungi. Selain itu, dr. Yaze menambahkan bahwa kandungan karbohidrat kimpul sedikit lebih rendah dibandingkan singkong, sedangkan jika dibandingkan dengan kentang, kandungan gizinya tidak jauh berbeda.
Pertimbangan untuk Diet Sehat
Menurut dr. Yaze, kimpul mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang membuatnya layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan sumber karbohidrat dalam pola makan sehari-hari, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani diet. “Dari sisi karbohidrat kompleks dan serat, kimpul bisa banget jadi salah satu pilihan,” tuturnya.
Dengan semakin banyaknya perhatian terhadap kimpul, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan memanfaatkan umbi ini sebagai alternatif sumber karbohidrat yang sehat.