Saturday, 15 August 2026
Kesehatan

Keunggulan Kimpul: Umbi yang Menjaga Kesehatan Gula Darah

'Ibu Kimpul' membagikan manfaat kimpul sebagai sumber karbohidrat yang baik untuk kesehatan, terutama dalam menjaga stabilitas gula darah.

A
Aryani Sarasvati
09 August 2026 57 pembaca
Ibu Tin, sosok di balik 'Ibu Kimpul' yang viral di media sosial. (Foto: Sarah Oktaviani Alam/ detikHealth)
Ibu Tin, sosok di balik 'Ibu Kimpul' yang viral di media sosial. (Foto: Sarah Oktaviani Alam/ detikHealth)

Jakarta - Sosok yang dikenal sebagai 'Ibu Kimpul' kini aktif membagikan berbagai inspirasi mengenai olahan pangan lokal melalui media sosial. Di antara beragam umbi-umbian tradisional, Ibu Tin, nama asli dari Ibu Kimpul, memilih untuk menonjolkan kimpul sebagai bahan utama dalam menu sehari-harinya.

Ibu Tin menjelaskan bahwa kimpul memiliki keunggulan yang signifikan dibandingkan jenis umbi lainnya. "Kenapa yang saya angkat kimpul? Karena kimpul itu panennya sepanjang tahun," ujarnya dalam sebuah wawancara.

Ia menambahkan, "Kalau umbi-umbian lain itu biasanya hanya ada di musim kemarau saja, tapi kalau kimpul itu selalu ada sepanjang tahun. Makanya kimpul yang lebih saya angkat."

Kandungan Gizi Kimpul yang Menguntungkan

Kimpul tidak hanya mudah ditemukan sepanjang tahun, tetapi juga memiliki nilai gizi yang sangat baik sebagai alternatif pengganti nasi. Kandungan serat yang tinggi dalam kimpul membuatnya dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba. Ini menjadikan kimpul sebagai pilihan karbohidrat kompleks yang relatif aman untuk menjaga metabolisme tubuh.

Ibu Tin juga mengungkapkan bahwa ia telah merasakan manfaat kesehatan dari kimpul sejak lama. "Saya hanya ingin membuktikan saja, bahwa saya dari dulu mengonsumsi kimpul, dan alhamdulillah sampai sekarang masih baik-baik saja," ungkapnya.

Tips Mengolah Kimpul dengan Baik

Walaupun kaya gizi dan bermanfaat, Ibu Tin mengingatkan bahwa cara pengolahan kimpul sangat mempengaruhi kualitas nutrisinya. Penambahan bahan makanan yang tidak sehat dapat merusak kandungan gizi alami kimpul. Ia menjelaskan bahwa tidak ada teknik khusus yang diperlukan untuk mengolah kimpul yang dijual di pasaran.

"Sebenarnya kalau kimpul yang dijual dan aman dikonsumsi di pasaran itu tidak ada cara khusus untuk mengolahnya, sejauh ini aman," jelas wanita asal Bantul, DI Yogyakarta ini. Ia menyarankan agar kimpul diolah dengan cara yang sederhana tanpa banyak tambahan bahan lain, mirip dengan cara mengolah kentang atau sumber karbohidrat sehat lainnya.

"Kimpul itu bisa sebagai sumber karbohidrat alternatif selain nasi. Jadi diperlakukan saja sebagaimana mestinya sumber karbohidrat lain, seperti kentang misalnya. Tidak perlu banyak bahan tambahan supaya gizi alaminya tetap terjaga," tutupnya.

// Artikel Terkait