Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengajak seluruh kader untuk bersatu dalam mendukung langkah pemerintah yang bertujuan memberantas korupsi, sebagai bagian dari upaya untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Mardiono saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Jawa Tengah yang berlangsung di Magelang pada Sabtu (18/7).
Pentingnya Pemberantasan Korupsi
Mardiono menegaskan bahwa pemberantasan korupsi merupakan agenda yang sangat penting dan harus didukung oleh semua elemen bangsa. Ia menyatakan bahwa praktik korupsi menjadi salah satu penghambat dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Mari bersatu mendukung langkah negara dalam rangka pemberantasan korupsi. Kami juga harus mendukung langkah pemerintah membangun infrastruktur agar nilai-nilai demokrasi dan kedaulatan yang berada di tangan rakyat dapat benar-benar terwujud,” ujarnya.
Mendorong Kader untuk Aktif
Lebih lanjut, Mardiono menambahkan bahwa pembangunan nasional yang berlandaskan konstitusi perlu terus diperkuat untuk menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader PPP untuk berada di garis depan dalam mengawal program-program pemerintah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Mardiono juga mengajak semua kader untuk mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar selalu diberikan kesehatan, umur panjang, serta keteguhan dalam memimpin bangsa. “Mari doakan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur, serta tekad yang kuat dalam memberantas korupsi sehingga cita-cita mewujudkan rakyat Indonesia yang sejahtera dapat tercapai,” katanya.
Dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi ini sejalan dengan komitmen PPP untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, dan diisi dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.