Di Jakarta, seorang dokter spesialis andrologi, dr Jefry Tribowo, menyoroti bahwa membawa beban pikiran saat berhubungan intim merupakan kesalahan yang sering dilakukan oleh banyak pria. Kebiasaan ini dapat berdampak pada performa seksual, bahkan menyebabkan penurunan ereksi secara tiba-tiba saat hubungan berlangsung.
Pengaruh Stres terhadap Fungsi Seksual
Dr. Jefry menjelaskan bahwa tekanan yang berasal dari pekerjaan, masalah keluarga, hingga persoalan dalam hubungan dengan pasangan dapat memengaruhi fungsi seksual pria. Ia menyatakan bahwa kondisi ini sering ditemui pada pasien yang masih berusia muda. "Pada pria-pria muda saya sering nemuin ya, mereka itu mulai dari stres kerjaan, kemudian juga stres masalah hubungan, dan keluarga, itu akhirnya yang dapat mengganggu fungsi seksualnya," ungkapnya.
Gejala Gangguan Ereksi
Menurut dr. Jefry, pria yang mengalami gangguan ereksi akibat stres umumnya masih memiliki ereksi pagi yang normal dan tidak mengalami kesulitan saat masturbasi. Namun, saat melakukan penetrasi, ereksi bisa tiba-tiba menghilang. "Bahkan mereka gejalanya cukup khas ya, yaitu adalah awalnya ereksinya ini bagus. Masturbasi juga lancar-lancar aja. Ereksi pagi juga keras, tetapi ketika penisnya mau masuk ke kelamin istrinya alias vagina, tiba-tiba aja eh udah kempes," jelasnya.