Monday, 15 June 2026
Finansial

Kerja Sama Strategis Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam Investasi Pangan

Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab menjalin kolaborasi di bidang investasi, ketahanan pangan, dan infrastruktur, yang ditandai dengan pertemuan antara Menko Perekonomian dan Dubes UEA.

N
Nabila Safira Putri
12 June 2026 9 pembaca
Kerja Sama Strategis Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam Investasi Pangan
Destinasi Wisata Sanctuary jadi incaran. (Dok. KEK Tanjung Lesung)
suara.com Sumber: suara.com

Pemerintah Indonesia bersama Uni Emirat Arab (UEA) telah memulai kerja sama strategis yang mencakup investasi, ketahanan pangan, dan pengembangan infrastruktur. Pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, pada 11 Juni 2026, menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kemitraan ekonomi melalui perjanjian I-UAE CEPA.

Komitmen untuk Ketahanan Pangan

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menyatakan bahwa UEA merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah. Ia menambahkan, "Indonesia menyambut baik komitmen UEA dan pelaku usaha global seperti Louis Dreyfus Company untuk memperluas kerja sama ekonomi di Indonesia. Kami mendorong peningkatan investasi yang mendukung hilirisasi, ketahanan pangan, dan penguatan rantai pasok nasional."

Dubes Abdulla juga menyampaikan apresiasi terhadap hubungan bilateral yang positif antara Indonesia dan UEA. Ia menyatakan, "UEA melihat Indonesia sebagai mitra penting di Kawasan Asia Tenggara dan terbuka untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor ekonomi."

Investasi dan Pengembangan Infrastruktur

Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan dan pengembangan kegiatan bisnis perusahaan-perusahaan asal UEA, termasuk Louis Dreyfus Company yang telah beroperasi di Indonesia selama 25 tahun. Dalam konteks yang lebih luas, Dubes Abdulla mengungkapkan bahwa Abu Dhabi Export (ADEX) telah berkomitmen untuk berinvestasi dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan nasional. Komitmen ini mencerminkan kepercayaan UEA terhadap potensi sektor pangan dan agribisnis di Indonesia.

Abu Dhabi Ports (ADP) juga siap mendukung pengembangan bandar udara di Bali melalui kajian kelayakan. Kedua pihak sepakat untuk menjaga komunikasi bilateral yang intensif guna memastikan realisasi berbagai komitmen yang telah disepakati secara efektif.

Pemerintah Indonesia dan UEA sepakat untuk terus memperkuat sinergi investasi, memberikan kepastian usaha bagi investor strategis, serta mendorong percepatan implementasi proyek-proyek prioritas demi kemakmuran bersama.

// Artikel Terkait