Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

Kenali Tanda-Tanda Awal Kanker yang Sering Diabaikan

Penting untuk mengenali gejala awal kanker, karena deteksi dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Berikut adalah tujuh tanda peringatan yang perlu diperhatikan.

N
Nabila Safira Putri
12 July 2026 63 pembaca
Ilustrasi kanker (: Getty Images/ardasavasciogullari)
Ilustrasi kanker (: Getty Images/ardasavasciogullari)

Jumlah kasus kanker di Indonesia terus mengalami peningkatan, dan diperkirakan akan melonjak lebih dari 70 persen pada tahun 2050 jika upaya pencegahan serta deteksi dini tidak ditingkatkan. Saat ini, terdapat sekitar 400 ribu kasus baru kanker yang terdiagnosis setiap tahunnya, dengan angka kematian mencapai 240 ribu. Tanpa adanya intervensi yang efektif, beban kanker akan semakin berat, baik dari segi kesehatan masyarakat maupun ekonomi.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof Dante Saksono Harbuwono, menekankan bahwa kanker bukan hanya tantangan medis, tetapi juga merupakan masalah sosial dan ekonomi yang kompleks. Biaya pengobatan yang tinggi, hilangnya produktivitas, serta dampak psikologis bagi pasien dan keluarga menjadi beban yang harus ditangani. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi strategi utama yang perlu diperkuat.

Tantangan Deteksi Dini Kanker di Indonesia

Di Indonesia, masih banyak tantangan terkait deteksi dini kanker. Banyak pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium lanjut, sehingga tingkat keberhasilan pengobatan menurun dan biaya perawatan meningkat. Padahal, hingga 50 persen kasus kanker dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, tidak merokok, menghindari alkohol, serta menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, juga menyatakan bahwa kasus kanker di Indonesia terus meningkat. Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan kanker adalah rendahnya angka skrining. Ia menjelaskan bahwa banyak pasien baru terdiagnosis kanker setelah berada di stadium lanjut. "Saya ingin mendorong agar sebaiknya kanker itu terdeteksi 90 persen di stadium satu, bukan seperti sekarang di mana 90 persen terdeteksi sudah stadium tiga," ungkapnya saat ditemui di Jakarta Timur.

Memahami Kanker dan Gejalanya

Kanker adalah sekelompok penyakit yang ditandai oleh pertumbuhan sel abnormal yang membelah secara tidak terkendali. Sel-sel ini dapat menyerang dan merusak jaringan tubuh yang sehat, bahkan menyebar ke bagian lain melalui proses yang dikenal sebagai metastasis. Kanker merupakan penyebab kematian kedua terbanyak di dunia, meskipun angka harapan hidup pasien kanker terus meningkat berkat kemajuan dalam deteksi dini, pengobatan, dan upaya pencegahan.

Menurut laman World Health Organization (WHO), mengenali tanda dan gejala awal kanker sangat penting agar penyakit ini dapat didiagnosis dan diobati sejak stadium awal. Berikut adalah beberapa gejala peringatan kanker yang perlu diperhatikan:

  1. Perdarahan atau cairan yang tidak biasa: Terdapat darah dalam urine atau tinja, serta keluarnya cairan abnormal dari bagian tubuh tertentu.
  2. Luka yang tidak kunjung sembuh: Luka yang tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan dalam waktu lama, semakin membesar, atau mulai mengeluarkan darah.
  3. Perubahan kebiasaan buang air besar atau buang air kecil: Perubahan warna, bentuk, atau konsistensi tinja, serta adanya darah pada urine atau tinja.
  4. Muncul benjolan di payudara atau bagian tubuh lain: Benjolan yang ditemukan saat melakukan pemeriksaan mandiri.
  5. Batuk yang tidak kunjung sembuh: Batuk yang berlangsung terus-menerus, suara yang berubah, atau batuk disertai dahak bercampur darah.
  6. Perubahan yang jelas pada tahi lalat: Menggunakan aturan ABCD untuk mengenali tahi lalat yang mencurigakan.
  7. Sulit menelan: Rasa tertekan di tenggorokan atau dada yang membuat menelan terasa tidak nyaman.

Rendahnya angka skrining kanker di Indonesia menjadi tantangan yang harus diatasi. Deteksi dini sangat penting untuk menemukan kanker pada stadium awal, di mana peluang keberhasilan pengobatan jauh lebih besar. Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang tidak biasa dan menjalani skrining secara rutin.

// Artikel Terkait