Sunday, 16 August 2026
Finansial

Kenaikan Penjualan Bersih UNVR Mencapai 7,1% di Semester Pertama 2026

PT Unilever Indonesia Tbk. mencatatkan peningkatan penjualan bersih sebesar 7,1% pada semester I 2026, didorong oleh pertumbuhan penjualan domestik yang solid.

S
Salsabila Nur Azzahra
28 July 2026 50 pembaca
Gedung Unilever. (Dok: Unilever)
Gedung Unilever. (Dok: Unilever)
suara.com Sumber: suara.com

PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) berhasil mencatatkan hasil positif pada semester pertama tahun 2026. Perusahaan ini melaporkan penjualan bersih dari operasi berkelanjutan, yang tidak termasuk bisnis teh SariWangi, sebesar Rp16,9 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 7,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan domestik dan volume yang kuat.

Seiring dengan pertumbuhan penjualan, laba bersih dari operasi berkelanjutan juga meningkat sebesar 10,2% secara tahunan menjadi Rp2,1 triliun. Kinerja ini menandai kuartal keempat berturut-turut di mana UNVR mencatatkan pertumbuhan, berkat penguatan fundamental bisnis yang terus dilakukan oleh perusahaan.

Pertumbuhan Penjualan dan Profitabilitas

Selama semester I 2026, penjualan domestik mengalami pertumbuhan 7,1%, dengan pertumbuhan volume dasar mencapai 7,3%. Dalam hal profitabilitas, margin kotor dari operasi berkelanjutan tercatat sebesar 46,6%, mengalami penurunan 168 basis poin dibandingkan tahun lalu. Namun, jika tidak memperhitungkan biaya transformasi, margin kotor mencapai 47,7%. Sementara itu, margin laba sebelum pajak dari operasi berkelanjutan tetap stabil di angka 15,7%. Tanpa mempertimbangkan biaya transformasi, margin tersebut meningkat 45 basis poin menjadi 16,7%.

"Kinerja semester pertama 2026 mencerminkan hasil positif dari upaya kami memperkuat fundamental bisnis. Kami berhasil mencatatkan pertumbuhan positif baik pada penjualan maupun laba, didukung oleh pertumbuhan volume yang kuat, yang mencerminkan semakin baiknya eksekusi di pasar. Hasil ini semakin memperkuat keyakinan kami bahwa strategi yang kami jalankan telah membuahkan hasil nyata dan bisnis terus bergerak ke arah yang tepat. Di tengah lingkungan usaha yang dinamis serta investasi yang terus kami lakukan untuk mentransformasi bisnis demi memperkuat daya saing jangka panjang, kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang konsisten dan berkualitas serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ungkap Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap.

Strategi untuk Mempertahankan Pertumbuhan

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, UNVR menerapkan strategi yang berfokus pada tiga aspek utama, yaitu penguatan kategori, saluran penjualan, dan efisiensi biaya. Dalam hal kategori, perusahaan terus meningkatkan daya saing melalui inovasi produk dan strategi penciptaan permintaan yang berbasis pada social-first demand creation. Pendekatan ini dipadukan dengan konsep Desire at Scale yang menekankan diferensiasi berbasis sains, estetika, dan pengalaman sensorik, serta memperluas keterlibatan konsumen melalui kolaborasi dengan kreator dan kemitraan yang relevan secara budaya.

Strategi ini terlihat dari pertumbuhan 18 dari 24 merek dalam portofolio perusahaan selama semester I 2026. Bisnis inti yang sebelumnya menghadapi tantangan kini kembali mencatatkan pertumbuhan, sementara segmen dengan pertumbuhan tinggi masih menunjukkan kenaikan dua digit. Dalam aspek distribusi, perusahaan memperkuat kapabilitas route-to-market sehingga semua saluran penjualan mengalami pertumbuhan. Kanal General Trade didorong oleh implementasi program More Stores dan Better Stores yang meningkatkan jangkauan distribusi, ketersediaan produk, dan eksekusi di titik penjualan.

Kinerja kanal Modern Trade juga menunjukkan perbaikan berkat penguatan aktivasi kategori yang meningkatkan keterlibatan konsumen, visibilitas produk, dan konversi penjualan. Sementara itu, kanal Health & Beauty serta eCommerce terus mempertahankan tren positif melalui portofolio produk yang terdiferensiasi, strategi pemasaran digital, dan penguatan kapabilitas end-to-end.

Di sisi lain, UNVR tetap menjalankan disiplin biaya untuk menjaga keseimbangan antara investasi dan profitabilitas. Perusahaan mengombinasikan penyesuaian harga yang terukur, peningkatan produktivitas, serta efisiensi operasional untuk menjaga ketahanan bisnis di tengah tekanan biaya. Perseroan juga melanjutkan investasi pada merek-merek prioritas dan pengembangan kapabilitas digital sebagai bagian dari strategi memperkuat ekuitas merek, meningkatkan efektivitas eksekusi, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang.

"Ke depan, kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang kompetitif melalui eksekusi yang disiplin atas strategi Kategori, Saluran Penjualan, dan Biaya. Di tengah kondisi pasar yang masih dinamis, kami optimis dapat terus memperkuat kinerja bisnis melalui fundamental yang semakin kokoh, portofolio merek yang kuat, eksekusi pasar yang lebih efektif, serta fokus berkelanjutan pada produktivitas. Dengan didukung budaya Hungry to Win, kami percaya dapat semakin memperkuat daya saing, mempercepat pertumbuhan yang berkualitas, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham maupun seluruh pemangku kepentingan," tutup Benjie Yap.

// Artikel Terkait