Harga komoditas pangan di pasar tradisional nasional mengalami lonjakan signifikan pada Rabu, 6 Mei 2026. Kenaikan harga tertinggi tercatat pada bawang, berbagai jenis beras, daging sapi, gula, serta cabai merah.
Berdasarkan data dari Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia yang diakses melalui situs bi.go.id/hargapangan pada pukul 10.00 WIB, bawang merah ukuran sedang mengalami kenaikan sebesar 6,62 persen atau Rp 3.050, menjadi Rp 49.100 per kilogram. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang melonjak hingga 12,83 persen atau Rp 5.050, menjadi Rp 44.400 per kilogram. Kenaikan juga terlihat pada kelompok beras, di mana beras kualitas bawah I naik 4,47 persen atau Rp 650, menjadi Rp 15.200 per kilogram, dan beras kualitas bawah II meningkat 5,5 persen atau Rp 800, menjadi Rp 15.350 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium I, harga naik tipis 0,62 persen atau Rp 100, menjadi Rp 16.200 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II meningkat 4,69 persen atau Rp 750, menjadi Rp 16.750 per kilogram. Beras kualitas premium juga mengalami kenaikan, dengan kualitas super I naik 2,59 persen atau Rp 450, menjadi Rp 17.800 per kilogram, dan kualitas super II meningkat 2,37 persen atau Rp 400, menjadi Rp 17.300 per kilogram.
Dari kelompok hortikultura, cabai merah besar tercatat naik 8,93 persen atau Rp 4.400, menjadi Rp 53.650 per kilogram. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan sebesar 9,29 persen atau Rp 4.350, menjadi Rp 51.150 per kilogram. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi di kelompok cabai, naik 8,61 persen atau Rp 5.250, menjadi Rp 55.200 per kilogram. Namun, cabai rawit hijau justru mengalami penurunan sebesar 14,61 persen atau Rp 7.100, menjadi Rp 41.500 per kilogram.
Pergerakan harga juga terlihat pada komoditas protein hewani. Daging ayam ras segar mengalami penurunan harga sebesar 8,68 persen atau Rp 3.350, menjadi Rp 35.250 per kilogram. Sebaliknya, harga daging sapi meningkat, dengan daging sapi kualitas I naik 1,96 persen atau Rp 2.900, menjadi Rp 150.900 per kilogram, dan daging sapi kualitas II naik 5,11 persen atau Rp 7.150, menjadi Rp 147.050 per kilogram. Selain itu, harga gula pasir premium naik 9,38 persen atau Rp 1.900, menjadi Rp 22.150 per kilogram, sementara gula pasir lokal meningkat 4,16 persen atau Rp 800, menjadi Rp 20.050 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng menunjukkan tren yang bervariasi. Minyak goreng curah turun 5,11 persen atau Rp 1.050, menjadi Rp 19.500 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I naik 1,47 persen atau Rp 350, menjadi Rp 23.450 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerek II juga naik 2,19 persen atau Rp 500, menjadi Rp 23.350 per kilogram. Telur ayam ras segar tercatat naik 4,12 persen atau Rp 1.300, menjadi Rp 32.850 per kilogram.
Kenaikan harga pangan ini menunjukkan dinamika pasar yang perlu diperhatikan, dan perkembangan selanjutnya akan terus dipantau untuk mengetahui tren harga ke depan.