Wednesday, 01 July 2026
Finansial

Kenaikan Harga Cabai Rawit Mencapai Rp82.300 per Kg, Komoditas Lain Beragam

Harga cabai rawit merah mengalami lonjakan signifikan, sementara komoditas pangan lainnya menunjukkan fluktuasi yang bervariasi.

A
Aulia Rahmawati
17 June 2026 52 pembaca
Ilustrasi cabai rawit; [Dok. Antara]
Ilustrasi cabai rawit; [Dok. Antara]
suara.com Sumber: suara.com

Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dirilis pada Rabu (17/6/2026) menunjukkan adanya kenaikan harga yang signifikan pada beberapa komoditas pangan, termasuk cabai, bawang, dan berbagai jenis beras. Sementara itu, harga daging ayam ras mengalami peningkatan, sedangkan harga daging sapi, telur ayam, gula, dan minyak goreng cenderung mengalami penurunan. Perubahan harga ini tercatat di tingkat nasional berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh situs resmi Bank Indonesia pada pagi hari.

Kenaikan Harga Cabai dan Bawang

Dalam perdagangan pada hari itu, harga sejumlah komoditas pangan nasional menunjukkan pergerakan yang beragam. Menurut data PIHPS yang diakses melalui situs bi.go.id/hargapangan pada pukul 09.22 WIB, harga cabai rawit merah mencatatkan angka tertinggi di tingkat nasional, yakni mencapai Rp82.300 per kilogram. Ini merupakan kenaikan sebesar 8,93 persen atau setara dengan Rp6.750 dibandingkan hari sebelumnya. Selain itu, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 21,82 persen, menjadi Rp70.350 per kilogram, sedangkan cabai merah besar naik tipis 0,4 persen menjadi Rp62.600 per kilogram.

Harga bawang merah ukuran sedang juga mengalami peningkatan menjadi Rp59.900 per kilogram, yang merupakan kenaikan sebesar 7,25 persen. Begitu pula dengan bawang putih ukuran sedang yang naik 7,47 persen menjadi Rp44.600 per kilogram.

Fluktuasi Harga Beras dan Komoditas Lain

Di sektor beras, harga beras kualitas bawah I mengalami kenaikan 4,44 persen menjadi Rp15.300 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II naik 2,76 persen menjadi Rp14.900 per kilogram. Beras kualitas medium I tercatat naik 1,85 persen menjadi Rp16.550 per kilogram, dan beras kualitas medium II juga naik 1,87 persen menjadi Rp16.350 per kilogram. Namun, harga beras kualitas super I justru turun 0,86 persen menjadi Rp17.350 per kilogram, sementara beras kualitas super II mengalami penurunan 0,29 persen menjadi Rp16.950 per kilogram.

Dalam kategori protein hewani, harga daging ayam ras segar meningkat sebesar 3,49 persen menjadi Rp38.550 per kilogram. Namun, harga daging sapi kualitas I turun 1,85 persen menjadi Rp145.850 per kilogram, dan daging sapi kualitas II turun 2,72 persen menjadi Rp135.950 per kilogram. Selain itu, harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan sebesar 2,99 persen atau Rp900 menjadi Rp29.250 per kilogram.

Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium turun 0,74 persen menjadi Rp20.100 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal mengalami penurunan lebih dalam, yaitu 1,31 persen menjadi Rp18.850 per kilogram. Di sisi lain, harga minyak goreng curah turun 1,94 persen menjadi Rp20.200 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek I tetap stabil di Rp24.150 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerek II turun 2,37 persen menjadi Rp22.700 per kilogram.

// Artikel Terkait