Kementerian Perdagangan telah mengklasifikasikan cabai sebagai komoditas yang menjadi prioritas dalam pengendalian inflasi nasional pada pekan ini, menyusul terjadinya kenaikan harga yang cukup signifikan. Pemerintah kini memantau empat komoditas strategis, yaitu cabai, beras, gula, dan bawang merah, untuk memastikan stabilitas harga pangan di pasar.
Perhatian khusus terhadap harga cabai ini diungkapkan oleh Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra, yang menyatakan bahwa sebelumnya pemerintah hanya fokus pada tiga komoditas utama, yaitu beras, gula, dan bawang merah. Namun, dalam sepekan terakhir, harga cabai juga mengalami peningkatan yang memerlukan penanganan yang lebih serius. “Kalau untuk minggu yang lalu, memang hanya tiga komoditas yang perlu menjadi atensi, yaitu beras, gula, dan bawang merah. Tapi memang dari perkembangan pemantauan kami dalam satu minggu terakhir ini, komoditas cabai ini juga sedang mengalami kenaikan,” jelas Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah.
Pengawasan Ketat Terhadap Komoditas Pangan
Dengan dimasukkannya cabai ke dalam daftar prioritas, pemerintah menunjukkan keseriusan dalam menghadapi tekanan baru pada kelompok pangan segar, yang sering kali menjadi pemicu inflasi akibat fluktuasi dalam pasokan dan distribusi antarwilayah. Cabai dikenal sebagai salah satu komoditas yang paling cepat mempengaruhi inflasi pangan ketika terjadi gangguan dalam produksi atau distribusi di pasar.
“Kami laporkan ada perkembangan harga melalui pantauan kami SP2KP. Memang ada beberapa komoditas yang perlu menjadi atensi,” tambahnya. Lonjakan harga cabai ini harus direspons dengan cepat, terutama karena dampaknya langsung terasa di tingkat konsumen, khususnya di pasar tradisional.
Stabilitas Harga Pangan yang Harus Dijaga
Kenaikan harga cabai juga menambah daftar komoditas pangan strategis yang sedang diawasi secara ketat, di tengah tekanan harga beras, gula, dan bawang merah yang sebelumnya lebih dulu menjadi perhatian. “Dari perkembangan pemantauan kami dalam satu minggu terakhir ini, komoditas cabai ini juga sedang mengalami kenaikan,” tutur Nawandaru.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan mencegah dampak negatif dari kenaikan harga cabai di pasar tradisional.