Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, untuk lebih waspada terhadap potensi dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh asap kebakaran. Warga diharapkan menggunakan masker dan membatasi kegiatan di luar rumah guna mengurangi risiko gangguan kesehatan.
Pentingnya Perlindungan Diri
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menekankan pentingnya perlindungan diri, terutama bagi kelompok yang rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penderita asma atau penyakit paru-paru. "Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita asma atau penyakit paru," ungkap Aji dalam pernyataannya.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan mendesak. Apabila asap mulai memasuki rumah, warga diminta untuk segera menutup pintu dan jendela guna meminimalkan paparan.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Kemenkes juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menghindari paparan asap rokok agar iritasi pada saluran pernapasan tidak semakin parah. Aji menambahkan bahwa masyarakat harus segera mencari bantuan medis jika mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap. Gejala yang harus diwaspadai mencakup sesak napas, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, hingga mata perih.
"Jika mengalami gejala seperti sesak napas, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, atau mata perih, dan keluhan memburuk atau tidak membaik setelah tiga hari, segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat," jelasnya.
Lebih lanjut, Kemenkes meminta masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah daerah dan petugas terkait kondisi kebakaran, kualitas udara, serta langkah-langkah yang perlu diambil selama situasi ini berlangsung.