Wednesday, 01 July 2026
Kesehatan

Kecerdasan Luar Biasa: Lima Hewan yang Menakjubkan Selain Simpanse

Simpanse dikenal sebagai salah satu hewan yang paling cerdas, namun ada beberapa spesies lain yang juga menunjukkan tingkat kecerdasan yang luar biasa. Berikut adalah lima hewan yang memiliki kemampua...

N
Nabila Safira Putri
24 June 2026 11 pembaca
Foto: Ilustrasi simpanse (Getty Images/iStockphoto/curioustiger)
Foto: Ilustrasi simpanse (Getty Images/iStockphoto/curioustiger)

Di antara berbagai spesies hewan, simpanse diakui sebagai salah satu yang paling dekat dengan manusia, dengan kesamaan DNA mencapai hampir 99 persen. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada tahun 2014 menunjukkan bahwa simpanse mampu mengungguli manusia dalam beberapa permainan yang menguji kemampuan otak dan memori mereka. Namun, selain simpanse, terdapat banyak hewan lain yang juga memiliki kecerdasan tinggi.

Hewan dengan Kecerdasan Menakjubkan

Para ilmuwan belum sepenuhnya sepakat mengenai ukuran yang tepat untuk mendefinisikan kecerdasan hewan. Beberapa indikator yang sering digunakan meliputi rasio ukuran otak terhadap tubuh, ukuran otak itu sendiri, kemampuan kognisi sosial, kemampuan berhitung, penggunaan alat, serta kemampuan mengenali diri dan menyelesaikan masalah. Meskipun ada perdebatan mengenai apakah faktor-faktor ini benar-benar mencerminkan kecerdasan, sejumlah spesies menunjukkan kemampuan kognitif yang luar biasa, sering kali sebanding dengan manusia. Berikut adalah lima hewan yang memiliki kecerdasan menakjubkan.

1. Lumba-lumba

Lumba-lumba dianggap sebagai hewan kedua terpandai di Bumi setelah simpanse. Mereka memiliki kehidupan sosial yang kompleks, kemampuan untuk memahami konsep abstrak, menggunakan alat, dan menyelesaikan masalah. Penelitian menunjukkan bahwa lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) dapat mengenali diri mereka sendiri di cermin dan mampu mempelajari berbagai perintah dari manusia. Pada tahun 2013, para ilmuwan menemukan bahwa lumba-lumba saling mengenali melalui 'nama' unik yang dihasilkan dari siulan khas, yang dapat mereka ingat selama lebih dari 20 tahun.

2. Paus Sperma

Paus sperma (Physeter macrocephalus) memiliki otak terbesar di antara semua hewan, dengan berat rata-rata sekitar 7,8 kilogram. Meskipun masih ada perdebatan mengenai apakah ukuran otak adalah indikator kecerdasan yang baik, banyak yang setuju bahwa paus sperma adalah salah satu makhluk paling cerdas di lautan. Mereka membentuk kelompok keluarga yang erat dan berkomunikasi menggunakan pola bunyi klik yang disebut koda, yang berbeda antara kelompok satu dengan yang lainnya, mirip dengan dialek manusia. Sejarah mencatat bahwa paus sperma menjadi target pemburu pada abad ke-19, namun penelitian menunjukkan bahwa mereka saling mengajari cara menghindari bahaya dari para pemburu tersebut.

3. Merpati

Merpati memiliki kemampuan berhitung, mengenali kata-kata, serta daya ingat yang sangat baik. Burung ini dapat mengelompokkan berbagai kategori objek. Pada tahun 2015, penelitian menunjukkan bahwa merpati dapat mengelompokkan 128 gambar ke dalam 16 kategori yang berbeda. Ketika diperlihatkan gambar baru yang termasuk dalam kategori tersebut, merpati mampu mengelompokkannya dengan tepat. Selain itu, merpati juga dapat mengenali diri mereka sendiri di cermin.

4. Gajah

Gajah memiliki otak terbesar di antara hewan darat dan dikenal memiliki daya ingat yang luar biasa, kecerdasan sosial yang tinggi, serta kemampuan memecahkan masalah yang sangat baik. Dalam sebuah studi pada tahun 2014, peneliti menemukan bahwa gajah Afrika dapat mengidentifikasi suara manusia yang berpotensi mengancam berdasarkan etnis, jenis kelamin, dan usia. Pada tahun 1999, dua ekor gajah menunjukkan kegembiraan saat dipertemukan kembali di sebuah suaka di Tennessee setelah 23 tahun terpisah. Gajah juga dikenal sebagai makhluk yang sangat empatik, hidup dalam kelompok keluarga yang erat dan saling membantu di saat kesulitan, bahkan menunjukkan perilaku berduka ketika kehilangan anggota kelompok.

5. Gurita

Gurita biasa diperkirakan memiliki sekitar 500 juta neuron dalam sistem sarafnya, jumlah yang hampir setara dengan anjing. Selain memiliki otak utama, gurita juga memiliki otak kecil di setiap tentakelnya, sehingga totalnya ada sembilan otak. Hal ini memungkinkan setiap tentakel untuk bergerak secara independen. Gurita dikenal sangat pintar dalam melarikan diri dan memecahkan teka-teki. Mereka juga dapat membuka tutup toples, melepaskan simpul, dan mengenali manusia. Penelitian pada tahun 2009 menunjukkan bahwa gurita asal Indonesia menimbun cangkang kelapa terbuka untuk digunakan sebagai pelindung. Meskipun secara genetik lebih dekat dengan moluska lain seperti cumi-cumi dan sotong, terdapat kesamaan genetik antara gurita dan manusia, termasuk adanya transposon atau 'gen lompat' yang juga ditemukan pada manusia.

// Artikel Terkait