Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk bekerja lebih keras dalam memperkenalkan partai kepada publik. Dalam pernyataannya, Jokowi menekankan bahwa PSI memiliki ambisi besar untuk Pemilu 2029, yang tidak hanya terbatas pada pencapaian kursi di Senayan.
Target Ambisius PSI
"Target kita bukan hanya target masuk Senayan. Tapi ada target besar yang pingin kita capai. Tapi nggak usah disampaikan di sini," ungkap Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang pada hari Sabtu, 1 Agustus. Ia menambahkan bahwa PSI telah melakukan kalkulasi untuk mencapai tujuan tersebut dalam Pemilu mendatang.
Antusiasme Kader dan Masyarakat
Jokowi juga mengapresiasi antusiasme kader dan masyarakat yang hadir dalam Rakorda di Kupang, yang ia nilai sebagai modal penting bagi partai. "Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan? Apa yang kita khawatirkan? Saat itu di Lampung juga sama banyak seperti ini juga. Apa yang kita khawatirkan," jelasnya.
Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa kekuatan utama PSI tidak hanya terletak pada perolehan kursi legislatif, tetapi juga pada pembentukan struktur partai hingga tingkat desa. "Yang saya targetkan, dari DPRD sampai kepengurusan desa terbentuk dan inilah kekuatan besar Partai Gajah," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga memberikan penghargaan atas peningkatan jumlah kursi PSI di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mencatat bahwa pada tahun 2019, PSI hanya memiliki 11 kursi DPRD di NTT, namun jumlah tersebut meningkat menjadi 34 kursi pada Pemilu 2024. Melihat perkembangan ini, Jokowi meyakini bahwa NTT akan menjadi basis utama bagi PSI.