Sunday, 16 August 2026
Finansial

Harga Pangan Turun Signifikan, Cabai dan Beras Jadi Sorotan Utama

Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mengalami penurunan yang signifikan pada Kamis, 10 Juli 2026, dengan cabai merah mencatatkan penurunan terbesar.

N
Naufal Akbar Abdila
10 July 2026 94 pembaca
Ilustrasi harga minyak goreng. [Suarabali.id/Buniamin]
Ilustrasi harga minyak goreng. [Suarabali.id/Buniamin]
suara.com Sumber: suara.com

Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan bahwa pada Kamis, 10 Juli 2026, harga berbagai komoditas pangan di pasar tradisional mengalami penurunan. Penurunan ini mencakup beras, minyak goreng, gula, telur, serta produk daging ayam.

Penurunan Harga Cabai yang Drastis

Di antara berbagai komoditas, cabai merah besar mengalami penurunan harga paling signifikan, dengan penurunan mencapai 50,84 persen atau Rp25.751, sehingga harganya menjadi Rp25.000 per kilogram. Cabai rawit merah juga mengalami penurunan sebesar 19,42 persen atau Rp12.050, menjadi Rp50.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai merah keriting turun 2,86 persen atau Rp1.451, menjadi Rp49.300 per kilogram, sementara cabai rawit hijau turun 39,64 persen atau Rp19.650, menjadi Rp30.000 per kilogram.

Tren Penurunan pada Beras dan Daging

Harga beras juga menunjukkan penurunan, di mana beras kualitas bawah I turun 1,36 persen menjadi Rp14.500 per kilogram. Beras kualitas bawah II mengalami penurunan 5,52 persen menjadi Rp13.700 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium I turun 3,36 persen menjadi Rp15.800 per kilogram. Beras kualitas medium II tercatat turun 8,98 persen menjadi Rp14.700 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super I dan super II masing-masing turun 6,52 persen menjadi Rp16.500 per kilogram dan 6,71 persen menjadi Rp16.000 per kilogram.

Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 5,49 persen menjadi Rp34.500 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I turun 13,45 persen menjadi Rp130.000 per kilogram, dan daging sapi kualitas II turun 15,16 persen menjadi Rp120.000 per kilogram.

Selain itu, komoditas lain juga mengalami penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang turun 20,51 persen menjadi Rp38.000 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun 20,54 persen menjadi Rp35.000 per kilogram. Dalam kategori gula dan minyak goreng, gula pasir kualitas premium turun 6,4 persen menjadi Rp19.000 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal turun 10,76 persen menjadi Rp17.000 per kilogram.

Harga minyak goreng curah juga mengalami penurunan sebesar 2,68 persen menjadi Rp20.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I turun 9,28 persen menjadi Rp22.000 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek II turun 12,39 persen menjadi Rp20.500 per kilogram. Harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan sebesar 18,66 persen atau Rp5.450, menjadi Rp23.750 per kilogram.

// Artikel Terkait