Wednesday, 10 June 2026
Tekno

Google dan Perusahaan AI Lainnya Izinkan Pemerintah AS Uji Model AI Sebelum Rilis

Google, Microsoft, dan xAI akan memberikan izin kepada pemerintah Amerika Serikat untuk menguji model kecerdasan buatan (AI) mereka sebelum diluncurkan ke publik, sebagai langkah untuk mengatasi ancam...

P
Patrick Jonathan
07 May 2026 15 pembaca
Google dan Perusahaan AI Lainnya Izinkan Pemerintah AS Uji Model AI Sebelum Rilis
Ilustrasi. Google, Microsoft, dan xAI setuju uji model AI dengan pemerintah AS untuk keamanan siber. Langkah ini menyusul kekhawatiran terkait model AI Mythos dari Anthropic. (Foto: Getty Images via AFP/DREW ANGERER)

Jakarta, CNN Indonesia -- Google, Microsoft, dan xAI telah sepakat untuk memungkinkan pemerintah Amerika Serikat melakukan pengujian terhadap model AI mereka sebelum dirilis kepada publik. Inisiatif ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengurangi risiko yang terkait dengan keamanan siber.


Keputusan ini diambil setelah model AI bernama Mythos yang dikembangkan oleh Anthropic menimbulkan kekhawatiran serius mengenai dampaknya terhadap keamanan siber, sehingga mendorong Gedung Putih untuk mempertimbangkan proses peninjauan formal terhadap teknologi AI. Pengumuman mengenai kerjasama ini disampaikan oleh Institut Standar dan Teknologi Nasional Amerika Serikat (NIST) pada Selasa (5/5).


Perjanjian baru ini memberikan kesempatan kepada Pusat Standar dan Inovasi AI (CAISI) di bawah Departemen Perdagangan AS untuk mengevaluasi model-model AI baru serta potensi dampaknya terhadap keamanan nasional dan keselamatan publik sebelum mereka diluncurkan. CAISI juga akan melaksanakan penelitian dan pengujian setelah model-model tersebut diterapkan. Hingga saat ini, CAISI telah menyelesaikan lebih dari 40 evaluasi terhadap model AI.


Direktur CAISI, Chris Fall, menekankan pentingnya metode pengukuran yang independen dan ketat untuk memahami kecerdasan buatan yang terdepan serta implikasinya terhadap keamanan nasional. Ia menambahkan bahwa kolaborasi yang diperluas dengan industri akan membantu memperluas cakupan pekerjaan demi kepentingan publik pada momen yang krusial ini.


Model Mythos, yang menurut Anthropic memiliki keunggulan signifikan dalam hal keamanan siber, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah, lembaga keuangan, dan perusahaan utilitas selama sebulan terakhir. Anthropic menyatakan bahwa mereka belum siap untuk merilis model tersebut secara publik dan hanya memberikan akses kepada kelompok terpilih yang telah disetujui, serta telah memberikan pengarahan kepada pejabat senior pemerintah AS mengenai kemampuan model tersebut.


Sementara itu, OpenAI juga mengumumkan bahwa mereka menyediakan model AI terdepan mereka kepada semua tingkat pemerintah yang telah diverifikasi untuk mengantisipasi potensi ancaman yang didukung oleh AI. Jessica Ji, analis riset senior di Pusat Keamanan dan Teknologi Terkini Universitas Georgetown, menyatakan bahwa kemitraan ini dapat membantu CAISI dalam menguji model AI dengan menyediakan lebih banyak sumber daya yang diperlukan.


Gedung Putih saat ini sedang merencanakan konsultasi dengan sekelompok ahli untuk mendapatkan saran terkait proses peninjauan pemerintah terhadap model-model AI baru. Langkah ini menandai pergeseran dari pendekatan yang lebih longgar yang diterapkan oleh pemerintahan sebelumnya dalam regulasi AI.


Juru bicara Gedung Putih menyatakan bahwa setiap pengumuman kebijakan akan disampaikan langsung oleh Presiden, dan diskusi mengenai kemungkinan perintah eksekutif masih dalam tahap spekulasi. Microsoft juga menyatakan bahwa mereka secara rutin menguji model-model AI mereka sendiri, tetapi CAISI menawarkan keahlian tambahan dalam aspek teknis, ilmiah, dan keamanan nasional. Google dan xAI belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai perjanjian ini.


// Artikel Terkait