Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menegaskan bahwa Garda Pemuda NasDem harus berfungsi sebagai sumber untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas, bukan hanya sebagai organisasi pelengkap. Pernyataan tersebut disampaikan Saan saat membuka Kongres II Garda Pemuda NasDem yang bersamaan dengan peringatan HUT ke-15 Garda Pemuda NasDem di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, pada Selasa (21/7).
Saan menjelaskan bahwa kualitas kepemimpinan Partai NasDem di masa depan sangat bergantung pada proses kaderisasi yang dilakukan di Garda Pemuda NasDem. "Jika kita ingin mendapatkan pemimpin-pemimpin yang kredibel dan berintegritas, maka kita harus menjaga Garda Pemuda ini agar tetap bersih. Garda Pemuda adalah sumber mata air lahirnya kepemimpinan Partai NasDem. Jika sumber mata airnya jernih, maka aliran yang dihasilkan juga akan tetap jernih," ungkapnya.
Momen Penting untuk Memperkuat Organisasi
Dia menekankan bahwa Kongres II Garda Pemuda NasDem harus dimanfaatkan sebagai momen untuk memperkuat soliditas organisasi, sekaligus menyiapkan langkah strategis dalam menghadapi Pemilu 2029. Saan optimis bahwa Garda Pemuda NasDem akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam mencapai target Partai NasDem untuk berada di posisi tiga besar pada Pemilu mendatang. "Kita ingin pada Pemilu 2029 Partai NasDem berada di posisi tiga besar. Untuk mencapai target itu, harapan terbesar kita ada pada Garda Pemuda Partai NasDem," tambahnya.
Harapan dan Tantangan bagi Garda Pemuda NasDem
Sementara itu, Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh, mengungkapkan kekecewaannya jika organisasinya hanya dianggap sebagai "tukang parkir" dalam setiap kegiatan partai. Meskipun demikian, dia merasa bangga karena Garda Pemuda NasDem tetap diakui sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki peran penting. "Saya kecewa kalau Garda Pemuda NasDem hanya dianggap sebagai tukang parkir. Tetapi saya bangga karena Garda Pemuda NasDem tetap diperhitungkan sebagai salah satu organisasi kepemudaan di negeri ini," katanya.
Prananda mengajak seluruh kader untuk menjadikan Kongres II sebagai momentum konsolidasi organisasi dan penyegaran semangat perjuangan. Menurutnya, delapan tahun perjalanan Garda Pemuda NasDem telah menjadi fondasi untuk membawa organisasi ke fase yang lebih progresif. "Delapan tahun kemarin adalah fondasi. Hari-hari ke depan adalah momentum kita bersama untuk membangun kebesaran Garda Pemuda dan Partai NasDem. Kongres ini harus menjadi momentum konsolidasi gagasan, penyegaran formasi, dan mengobarkan semangat baru," tuturnya.
Kongres II Garda Pemuda NasDem mengusung tema "Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat" dan berlangsung hingga Rabu (22/7). Agenda pembukaan mencakup pembacaan manifesto organisasi, penayangan perjalanan 15 tahun Garda Pemuda NasDem, serta pemberian GP NasDem Award kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap gerakan kepemudaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, dan anggota Majelis Tinggi Partai NasDem.