Jakarta - Banyak orang telah mengenal berbagai saran untuk hidup lebih sehat dan lebih lama, seperti meningkatkan konsumsi sayuran, tidur cukup, rutin berolahraga, mengelola stres, serta menjauhi alkohol dan rokok. Namun, salah satu kebiasaan sederhana yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap umur panjang adalah berjalan kaki selama beberapa menit di pagi hari. Menurut informasi dari EatingWell, berjalan kaki selama 10 menit setiap hari dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kebiasaan berjalan kaki di pagi hari dapat berkontribusi pada umur panjang.
1. Menyehatkan Jantung
Berjalan kaki setiap pagi merupakan salah satu cara yang mudah dan telah dibuktikan oleh banyak penelitian untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Aktivitas ini meningkatkan denyut jantung dan membantu sistem kardiovaskular berfungsi dengan baik. Olahraga aerobik yang dilakukan secara rutin dapat memperkuat otot jantung, memperlancar sirkulasi darah, dan menjaga kelenturan pembuluh darah. Berbagai manfaat ini membantu mengurangi beban kerja jantung dan menurunkan risiko gangguan jantung. Menurut ahli jantung, Bradley Serwer, M.D., olahraga aerobik secara teratur memberikan manfaat yang sangat baik bagi kesehatan jantung. "Kita tahu dari banyak penelitian bahwa setidaknya 150 menit aktivitas aerobik per minggu dapat menurunkan risiko kematian secara keseluruhan sebesar 20 hingga 30%. Itu berarti lima kali jalan kaki selama 30 menit dalam seminggu," ungkapnya.
2. Mengurangi Risiko Penyakit Terkait Penuaan
Jalan kaki secara teratur membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang sering muncul seiring bertambahnya usia, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker. Penyakit-penyakit ini memiliki kesamaan, yaitu berkaitan dengan peradangan kronis atau respons imun yang rendah yang dapat merusak kesehatan dalam jangka panjang. Aktivitas aerobik dengan intensitas sedang, termasuk berjalan kaki, diketahui dapat membantu mengurangi peradangan sistemik. "Membangun rutinitas pagi yang sehat sesederhana jalan-jalan santai di taman dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, dan meningkatkan sensitivitas insulin," jelas dokter spesialis penyakit dalam, Yoshua Quinones, M.D. Perubahan ini dapat secara signifikan menurunkan risiko tiga penyebab utama kematian, termasuk penyakit kardiovaskular, stroke, dan diabetes tipe 2.
3. Mendukung Kesehatan Otak dan Mental
Umur panjang tidak hanya ditentukan oleh kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki dapat meningkatkan aliran darah ke otak, mendukung pembentukan koneksi saraf baru, dan membantu melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif akibat penuaan, termasuk demensia dan penyakit Alzheimer. Selain itu, berjalan kaki juga merangsang pelepasan hormon endorfin dan serotonin yang berperan dalam mengatur suasana hati, mengurangi kecemasan, dan membantu meredakan gejala depresi. "Berada di luar ruangan dan terpapar sinar matahari memiliki manfaat fisik dan mental yang sangat besar, seperti mengurangi gejala depresi, menurunkan kecemasan, dan menurunkan kadar kortisol," tambah Bradley.
4. Meningkatkan Kualitas Tidur
Berjalan kaki di pagi hari di bawah sinar matahari tidak hanya memberikan asupan vitamin D, tetapi juga membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Hal ini membuat seseorang lebih mudah tidur di malam hari dan mendapatkan tidur yang lebih berkualitas. Kualitas tidur yang baik berperan dalam memperpanjang usia. "Gangguan ritme sirkadian dikaitkan dengan obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan bahkan beberapa jenis kanker," kata Quinones. Sebuah studi kohort prospektif berskala besar juga menemukan bahwa pada individu dengan kebiasaan tidur yang buruk, menambah waktu tidur sekitar lima menit, dikombinasikan dengan dua menit aktivitas fisik intensitas sedang seperti jalan cepat serta sedikit perbaikan pola makan, dapat berpotensi menambah harapan hidup sekitar satu tahun.