Sunday, 16 August 2026
Gaya Hidup

--- Empat Faktor yang Menyebabkan Pria Sulit Memiliki Anak Selain Genetik ---

--- Pria yang mengalami kesulitan untuk memiliki anak tidak hanya dipengaruhi oleh usia, tetapi juga oleh berbagai kondisi yang dapat menurunkan kualitas sperma. Berikut adalah empat faktor yang perlu...

A
Aulia Rahmawati
14 July 2026 61 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id
---TITLEEXCERPT--- Pria yang mengalami kesulitan untuk memiliki anak tidak hanya dipengaruhi oleh usia, tetapi juga oleh berbagai kondisi yang dapat menurunkan kualitas sperma. Berikut adalah empat faktor yang perlu diperhatikan. ---CONTENT---

JAKARTA, iNews.id - Kesulitan pria untuk memiliki anak ternyata dipengaruhi oleh lebih dari sekadar faktor usia. Berbagai kondisi dapat menurunkan kualitas sperma, mulai dari masalah kesehatan pada organ reproduksi hingga kebiasaan sehari-hari yang sering diabaikan. Dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria, dr. Jefry Tribowo, menyatakan bahwa infertilitas pada pria memiliki kontribusi yang sama pentingnya dengan wanita dalam keberhasilan program hamil. Sayangnya, banyak pria yang terlambat menyadari adanya gangguan kesuburan karena gejala yang minim.

1. Varikokel

Salah satu penyebab umum infertilitas pria adalah varikokel, yaitu pelebaran pembuluh darah di atas kantong buah zakar. Kondisi ini mirip dengan varises, namun terjadi pada organ reproduksi pria. "Terus hati-hati juga kalau misalnya kita ada penyakit di buah zakar. Salah satunya yang paling sering ada penyakit yang namanya varikokel. Jadi varikokel ini semacam varises tetapi di daerah atas kantong buah zakar pria. Biasanya ini kerasa di atas buah zakarnya kok kayak ada bentukan mirip cacing gitu. Hati-hati, ini merupakan kecurigaan varikokel," ujar dr. Jefry dalam kanal YouTube miliknya.

2. Riwayat Infeksi pada Organ Reproduksi

Infeksi yang pernah terjadi pada buah zakar, terutama di usia muda, juga dapat berdampak serius terhadap kesuburan. Jika infeksi menyebabkan pembengkakan dan peradangan dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini berpotensi merusak jaringan yang berfungsi untuk membentuk sperma.

// Artikel Terkait