Wednesday, 01 July 2026
Tekno

Diskominfotik DKI Jakarta Menyatakan CCTV Berfungsi Saat Demo Mahasiswa

CCTV di kawasan Sudirman dan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dilaporkan tidak berfungsi saat aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung. Namun, pihak Diskominfotik DKI Jakarta menegaskan bahwa semua kamera pe...

A
Aryani Sarasvati
13 June 2026 17 pembaca
Massa gabungan mahasiswa melakukan aksi di Jakarta, Jumat (12/6). (CNNIndonesia/Adi ibrahim)
Massa gabungan mahasiswa melakukan aksi di Jakarta, Jumat (12/6). (CNNIndonesia/Adi ibrahim)

Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa kamera pengawas (CCTV) di area Sudirman dan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dilaporkan tidak aktif saat demonstrasi berlangsung pada hari Jumat (12/6). Polda Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan tanggapan terkait informasi mengenai ketidakberfungsian CCTV di lokasi tersebut.

Saat aksi berlangsung, berdasarkan pengamatan CNNIndonesia.com melalui situs Jakarta Smart City, Lewat Mana, ArcGis, dan Molecool, terlihat bahwa CCTV di sekitar kawasan itu offline sejak sekitar pukul 14.00 WIB. Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta mengenai informasi tersebut. "Nah, kami juga akan komunikasikan dengan Diskominfo Provinsi DKI terkait tentang CCTV. Makanya kami komunikasikan, karena kebetulan saya bukan operatornya," ujar Budi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada hari yang sama.

Pernyataan Diskominfotik DKI Jakarta

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan bahwa seluruh infrastruktur CCTV milik Pemprov DKI Jakarta di area tersebut berfungsi dengan baik. Hal ini disampaikannya melalui siaran pers sebagai tanggapan terhadap pemberitaan media yang menyatakan bahwa CCTV di lokasi demonstrasi tidak dapat diakses oleh publik. "Kami pastikan bahwa operasional CCTV Pemprov DKI Jakarta tetap berjalan normal dan digunakan secara aktif untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta pemantauan wilayah, termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian," jelas Marulina dalam siaran pers yang dipublikasikan di situs resmi Pemprov DKI pada malam hari itu.

Marulina juga menjelaskan bahwa keluhan masyarakat mengenai akses visual yang bermasalah disebabkan oleh gangguan pada platform digital pihak ketiga, bukan pada sistem CCTV yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta. "Terkait kendala akses pada beberapa tayangan CCTV yang beredar di platform atau situs tertentu, kami menegaskan bahwa platform-platform tersebut bukan merupakan kanal resmi maupun bagian dari sistem CCTV yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta," tegasnya. Ia menambahkan bahwa ketersediaan data, kelancaran arus streaming, serta gangguan tayangan pada platform tersebut sepenuhnya di luar pengelolaan Pemprov DKI Jakarta.

Kendala Sinyal di Lokasi Demo

Sementara itu, terkait dengan dugaan adanya pembatasan sinyal di lokasi demonstrasi, Budi menjelaskan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh kepadatan peserta aksi, bukan karena adanya tindakan jamming dari aparat. "Jadi jamming yang dinyatakan tidak ada. Karena memang karena kepadatan anggota termasuk seluruh masyarakat aktivitas beberapa memang sinyal kita pun rata-rata sudah susah," ungkapnya.

Massa aksi mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus, termasuk BEM UI, awalnya berencana menggelar demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Namun, mereka dihadang oleh aparat gabungan TNI-Polri dan akhirnya tertahan di kawasan Tosari, tidak jauh dari Bundaran HI, hingga membubarkan diri pada Jumat malam. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan, antara lain: menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, serta meminta Prabowo untuk berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.

Selain di Jakarta, aksi serupa juga terjadi di beberapa kota lain di Indonesia, seperti Bandung pada Kamis (11/6) dan di Solo pada hari yang sama.

// Artikel Terkait