Sunday, 16 August 2026
Tekno

DeepSeek Kembangkan Chip AI Sendiri untuk Kurangi Ketergantungan pada Huawei dan Nvidia

DeepSeek, startup AI asal China, sedang merancang chip AI sendiri untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Nvidia dan Huawei. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan di indus...

A
Arga Pratama
08 July 2026 73 pembaca
Ilustrasi. DeepSeek dikabarkan sedang mengembangkan chip AI sendiri untuk kurangi ketergantungan pada Nvidia dan Huawei. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Ilustrasi. DeepSeek dikabarkan sedang mengembangkan chip AI sendiri untuk kurangi ketergantungan pada Nvidia dan Huawei. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

Startup kecerdasan buatan (AI) yang berasal dari China, DeepSeek, dilaporkan tengah mengembangkan chip AI yang dirancang sendiri. Inisiatif ini diambil untuk mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap pasokan chip dari Nvidia dan Huawei, yang selama ini digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI mereka.

Menurut informasi dari beberapa sumber yang mengetahui rencana tersebut, chip yang sedang dikembangkan ini khusus dirancang untuk proses inference, yaitu tahap di mana model AI yang telah dilatih memberikan respons atau jawaban kepada pengguna, bukan untuk melatih model baru. Jika proyek ini berhasil, ekspansi DeepSeek ke sektor semikonduktor akan menjadi perubahan strategi yang signifikan.

Persaingan yang Semakin Ketat

Langkah DeepSeek ini berpotensi meningkatkan persaingan dengan perusahaan teknologi besar lainnya di dalam negeri, seperti Huawei. DeepSeek telah menarik perhatian global setelah meluncurkan dua model AI yang sangat efisien, yang sempat mengguncang Silicon Valley dan Washington. Selama ini, fokus perusahaan lebih pada inovasi model AI dibandingkan dengan komersialisasi teknologi yang mereka hasilkan.

Walaupun performa chip yang diproduksi Huawei saat ini masih jauh dari chip tercanggih milik Nvidia, sanksi ekspor yang diberlakukan oleh AS justru memberikan keuntungan bagi Huawei. Mereka kini menguasai hampir setengah dari pasar chip AI domestik China yang bernilai sekitar US$50 miliar dan menjadi pemasok utama bagi DeepSeek serta beberapa perusahaan teknologi besar lainnya.

Langkah Strategis DeepSeek

Namun, dominasi Huawei mulai terganggu dengan munculnya pesaing lokal seperti Alibaba dan Baidu yang juga berupaya mengembangkan chip AI mereka sendiri untuk mempertahankan pangsa pasar. Proyek chip yang sedang dikerjakan oleh DeepSeek saat ini masih berada dalam tahap awal. Perusahaan yang didirikan oleh Liang Wenfeng dan berbasis di Hangzhou ini telah mulai menjalin kerjasama dengan mitra eksternal serta berdiskusi dengan perusahaan desain chip dan produsen memori sejak setahun lalu.

DeepSeek juga aktif menambah jumlah insinyur desain chip dalam beberapa bulan terakhir, meskipun proses rekrutmen ini dilakukan secara tertutup tanpa mengumumkan lowongan kerja di platform umum. Dengan mengembangkan chip mereka sendiri, DeepSeek mengikuti jejak pengembang AI global lainnya yang ingin memiliki kontrol penuh atas infrastruktur perangkat keras mereka dan mengurangi ketergantungan pada Nvidia.

Salah satu perusahaan yang juga sedang mengembangkan chip sendiri adalah OpenAI, yang baru-baru ini memperkenalkan chip inference pertama mereka, Jalapeno, yang dikembangkan bersama Broadcom. Sementara itu, Anthropic juga dilaporkan sedang mempertimbangkan langkah serupa.

Bagi DeepSeek, pengembangan chip ini memiliki dimensi strategis yang lebih luas. Aturan kontrol ekspor dari AS yang melarang perusahaan China untuk membeli chip tercanggih dari Nvidia, bersamaan dengan dorongan dari Beijing agar perusahaan teknologi lokal menciptakan alternatif, semakin memperkuat urgensi langkah ini. Sebelumnya, DeepSeek menggunakan kombinasi chip dari Nvidia dan Huawei. Model dasar yang mendukung R1, model penalaran berbiaya rendah yang pernah mengguncang saham teknologi AS pada Januari 2025, awalnya dilatih menggunakan chip Nvidia H800, yang dirancang khusus untuk pasar China sebelum akhirnya dilarang oleh Washington pada akhir 2023.

Sejak saat itu, DeepSeek semakin bergantung pada Huawei. Namun, pada bulan April lalu, mereka merilis model V4 yang dioptimalkan untuk chip Huawei Ascend. Huawei bahkan mengonfirmasi bahwa prosesor mereka digunakan dalam proses pelatihan V4-Flash.

// Artikel Terkait