Wednesday, 01 July 2026
Politik & Hukum

Deddy Yevri Sitorus: Jokowi Sudah Dipecat dari PDIP, Tak Masalah Jaket PSI

Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, menegaskan bahwa Joko Widodo telah dipecat dari partai dan tidak mempermasalahkan rencana mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk menjadi Ketua Dewan Pembi...

A
Adib Ahmad Rizaldi
16 June 2026 38 pembaca
Jokowi Bakal Pakai Jaket PSI, Deddy Ungkit Pemecatan dari PDIP
Jokowi Bakal Pakai Jaket PSI, Deddy Ungkit Pemecatan dari PDIP
jpnn.com Sumber: jpnn.com

JAKARTA - Deddy Yevri Sitorus, yang menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah dipecat dari partai berlambang banteng moncong putih. Dalam pernyataannya, legislator dari Komisi II DPR RI tersebut menyatakan bahwa hubungan antara PDIP dan Jokowi telah berakhir, sehingga ia tidak ingin memikirkan kabar mengenai Jokowi yang akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.

“Bagi kami, urusan dengan Jokowi sudah selesai, sudah dipecat dari keanggotaan partai. Jadi dia mau pakai jaket partai apa pun, itu urusan Jokowi,” ungkap Deddy melalui pesan tertulis pada Senin (15/6). Ia menambahkan bahwa dirinya tidak terkejut jika Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI, mengingat mantan Gubernur Jakarta tersebut telah lama mendukung anaknya, Kaesang Pangarep, dalam mengembangkan partai tersebut.

Jokowi dan PSI

Deddy menjelaskan bahwa Kaesang telah menjadi Ketua Umum PSI dan sebelumnya telah berupaya membesarkan partai dengan merekrut berbagai pihak dari pemerintahan dan BUMN. Ia menegaskan bahwa PDIP tidak merasa khawatir dengan kemungkinan dampak kehadiran Jokowi di PSI terhadap partai mereka. “Terus terang kami tidak takut,” katanya.

Lebih lanjut, Deddy menyatakan bahwa PSI selama masa kepemimpinan Jokowi tidak berhasil membawa partai tersebut ke parlemen meskipun mendapatkan dukungan dari aparat dan anggaran bantuan sosial dari APBN. “Mereka masih gagal masuk parlemen,” tegasnya.

Pengawasan Terhadap PSI

Walaupun demikian, Deddy menambahkan bahwa PDIP akan terus memantau PSI, terutama terkait upaya partai tersebut untuk menarik kader PDIP bergabung. “Menurut info yang saya dengar, bahkan rata-rata ditawari bantuan material yang lumayan. Tidak tahu kebenarannya,” ujarnya. Dengan pernyataan ini, Deddy menunjukkan sikap waspada terhadap langkah-langkah yang diambil oleh PSI dalam upaya memperkuat posisinya di dunia politik.

// Artikel Terkait