Sunday, 16 August 2026
Finansial

Danantara Mempercepat Proses Perampingan BUMN dengan Dukungan Kejaksaan Agung dan BPK

BP BUMN bersama Danantara Indonesia tengah melakukan perampingan BUMN untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi, melibatkan berbagai lembaga negara dalam prosesnya.

R
Rangga Wijaya Kusuma
06 July 2026 87 pembaca
Ilustrasi Gedung Wisma Danantara Indonesia. [Dokumentasi Danantara].
Ilustrasi Gedung Wisma Danantara Indonesia. [Dokumentasi Danantara].
suara.com Sumber: suara.com

BP BUMN dan Danantara Indonesia berfokus pada penyederhanaan perusahaan milik negara untuk meningkatkan daya saing serta pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam rangka memastikan bahwa transformasi BUMN berlangsung secara transparan dan sesuai dengan hukum, pemerintah telah membentuk tim lintas lembaga.

Rapat Koordinasi di Wisma Danantara

Pada tanggal 3 Juli, diadakan rapat koordinasi di Wisma Danantara yang melibatkan berbagai lembaga negara untuk menjamin akuntabilitas dalam proses penyehatan BUMN. Pertemuan ini dihadiri oleh para pemimpin lembaga terkait, termasuk Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani, serta Wakil Menteri Hukum, Eddy Hiariej.

Keterlibatan berbagai lembaga diharapkan dapat memastikan bahwa proses penyederhanaan BUMN dapat berjalan dengan efektif, transparan, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Reda Manthovani menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan masukan agar proses perampingan dapat menghasilkan BUMN yang lebih sehat, kuat, dan bersih. “Pertemuan hari ini untuk memberikan masukan terkait streamlining terhadap BUMN-BUMN agar tertata secara efektif, berdasarkan prosedur hukum yang berlaku dan tentu kita menginginkan bahwa kedepannya BUMN akan semakin efektif dan efisien karena ini adalah salah satu jantung ekonomi negara kita,” ungkapnya.

Target dan Harapan Pemerintah

Pemerintah menganggap pengawalan lintas lembaga sebagai bagian penting dalam memastikan setiap tahap penyederhanaan BUMN dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan mengedepankan prinsip akuntabilitas. Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan agar program penyehatan BUMN dapat menjadi fondasi bagi terciptanya perusahaan negara yang lebih tangguh dan mampu bersaing di tingkat global.

Selain meningkatkan daya saing, proses penyederhanaan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran BUMN sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan dukungan komprehensif dari Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum, BPKP, dan BPK, pemerintah optimis bahwa proses transformasi BUMN dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan mendukung terbentuknya BUMN yang sehat, kuat, dan berkelanjutan.

// Artikel Terkait