Sunday, 16 August 2026
Finansial

Danantara Indonesia Luncurkan 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun

Danantara Indonesia mempercepat pelaksanaan 26 proyek hilirisasi sumber daya alam dengan total investasi mencapai Rp225 triliun, yang diharapkan dapat menciptakan lebih dari 37 ribu lapangan kerja.

L
Lucas Fabian
13 July 2026 93 pembaca
Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria. [Suara.com/Achmad Fauzi].
suara.com Sumber: suara.com

Danantara Indonesia sedang mempercepat pelaksanaan 26 proyek hilirisasi sumber daya alam dengan total investasi yang mencapai Rp225 triliun. Proyek-proyek ini direncanakan akan dilaksanakan dalam dua fase pada tahun 2026, yang tersebar di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.

Rincian Proyek dan Target Tenaga Kerja

Proyek strategis ini ditargetkan untuk menyerap sebanyak 37.833 tenaga kerja, yang diharapkan dapat memperkuat fondasi industri serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan COO Danantara, menyatakan bahwa hilirisasi ini tidak hanya akan mendatangkan investasi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah, dan memastikan nilai tambah dapat dinikmati di dalam negeri.

Pelaksanaan Proyek dalam Dua Fase

Pelaksanaan proyek akan dilakukan dalam dua fase. Fase I dimulai dengan groundbreaking pada 6 Februari 2026, mencakup enam proyek prioritas di 13 lokasi dengan nilai investasi Rp109 triliun dan potensi penyerapan 11.456 tenaga kerja. Sedangkan Fase II, yang akan dimulai dengan groundbreaking pada 29 April 2026, mencakup 10 proyek prioritas di 13 lokasi dengan nilai investasi Rp116 triliun dan diperkirakan akan menyerap 26.377 tenaga kerja.

Ke-26 proyek tersebut mencakup berbagai komoditas strategis, termasuk sektor pertambangan seperti pembangunan smelter aluminium, baja nirkarat, dan tembaga, serta sektor energi dan pangan melalui pengembangan fasilitas bioavtur, bioetanol, pengolahan kelapa sawit, industri kelapa, dan peternakan ayam terintegrasi.

Dengan percepatan proyek hilirisasi ini, Danantara menunjukkan komitmennya untuk memperkuat industri nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Investasi yang dilakukan diharapkan dapat menciptakan nilai tambah di dalam negeri, membuka peluang kerja baru, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

// Artikel Terkait