JAKARTA, iNews.id – Nikotin yang dikenal sebagai zat adiktif utama dalam rokok dan rokok elektronik (vape), ternyata memiliki dampak yang lebih luas dari sekadar kecanduan dan kesehatan paru-paru. Zat ini juga dapat memengaruhi fungsi seksual individu.
Menurut informasi dari Healthline, nikotin dapat berdampak pada gairah seksual secara tidak langsung melalui pengaruhnya terhadap aliran darah, keseimbangan hormon, serta fungsi saraf. Namun, efek yang ditimbulkan dapat bervariasi pada setiap orang.
Penyempitan Pembuluh Darah dan Risiko Disfungsi Ereksi
Salah satu efek utama dari nikotin adalah penyempitan pembuluh darah, yang mengakibatkan aliran darah menuju organ reproduksi menjadi kurang optimal. Pada pria, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi, sedangkan pada wanita, hal ini dapat mengurangi sensitivitas organ intim serta menurunkan lubrikasi alami saat berhubungan seksual.
Pengaruh Terhadap Keseimbangan Hormon
Selain itu, nikotin juga berpotensi memengaruhi keseimbangan hormon yang berperan penting dalam fungsi seksual. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan merokok berkaitan dengan perubahan kadar hormon reproduksi yang dapat berdampak pada libido seseorang.
Di sisi lain, ada sebagian orang yang beranggapan bahwa merokok dapat membantu mengurangi stres, sehingga muncul keyakinan bahwa nikotin dapat meningkatkan gairah seksual. Namun, efek ini bersifat sementara dan lebih terkait dengan meredanya gejala putus nikotin, bukan peningkatan libido yang nyata.