Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat kerja dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana, untuk membahas dampak geopolitik terhadap sektor pariwisata, terutama menjelang momen mudik pada Lebaran tahun 2026. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi arus kunjungan wisatawan domestik dan internasional.
Dalam rapat yang berlangsung pada tanggal tertentu ini, anggota Komisi VII fokus membahas dampak situasi geopolitik global dan berbagai kebijakan pemerintah yang berpotensi memengaruhi industri pariwisata. Menurut Widiyanti Putri Wardhana, "Dampak mudik pada momen Lebaran sangat penting untuk dianalisis agar kita dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Kita perlu memahami tantangan yang dihadapi sektor ini dalam konteks geopolitik yang semakin dinamis."
Rapat ini juga mencakup diskusi mengenai strategi yang dapat diambil untuk memaksimalkan potensi pariwisata di tengah tantangan tersebut. Salah satu anggota Komisi VII, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan, "Kami perlu memonitor perkembangan geopolitik dengan cermat. Ketidakpastian di berbagai belahan dunia dapat mempengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia."
Dalam konteks mudik Lebaran, Widiyanti menjelaskan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berdampak positif pada beberapa destinasi wisata. “Mudik bukan hanya soal pulang ke kampung halaman, tetapi juga membuka peluang bagi daerah-daerah wisata untuk menarik lebih banyak pengunjung, jika strategi pemasaran dan promosi yang tepat dilakukan,” ungkapnya.
Untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi COVID-19, Widiyanti juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan pelaku industri. “Kami harus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pariwisata. Terutama dalam menghadapi lonjakan kunjungan saat momen Lebaran,” tambahnya.
Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat membantu pemerintah dalam merencanakan langkah-langkah strategis menjelang Lebaran 2026. Komisi VII DPR RI berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendukung pengembangan sektor pariwisata di Indonesia, mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap perekonomian nasional.
Seiring berjalannya waktu, diskusi lebih lanjut diharapkan dapat memperjelas strategi terbaik untuk memanfaatkan momentum mudik dan mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul akibat ketidakpastian geopolitik. Komisi VII DPR RI akan terus memantau perkembangan isu-isu ini guna memastikan sektor pariwisata Indonesia tetap berdaya saing di kancah global.