Sunday, 17 May 2026
Finansial

BRI Ingatkan Masyarakat Waspada Terhadap Penipuan KUR dan Pentingnya Melindungi Data Pribadi

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang marak melalui tautan tidak resmi dan media sosial.

A
Aulia Rahmawati
01 May 2026 13 pembaca
BRI Ingatkan Masyarakat Waspada Terhadap Penipuan KUR dan Pentingnya Melindungi Data Pribadi
Ilustrasi modus penipuan KUR. (Dok: BRI)
suara.com Sumber: suara.com

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengingatkan masyarakat mengenai meningkatnya penawaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI yang beredar melalui tautan tidak resmi dan media sosial, yang merupakan bentuk penipuan yang memanfaatkan nama BRI. Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak berasal dari BRI dan tidak ada kaitannya dengan layanan atau operasional bank.


Akhmad menjelaskan, “Seluruh proses pengajuan KUR BRI dapat diakses masyarakat melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, serta BRILink Agen atau dengan menghubungi tenaga pemasar BRI di seluruh Indonesia, dan tidak dipungut biaya apa pun di awal.” Dengan demikian, BRI mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik tautan yang tidak resmi.


Lebih lanjut, BRI menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data rahasia nasabah seperti PIN, kata sandi, atau kode OTP dalam kondisi apa pun. Setiap permintaan untuk data tersebut harus dicurigai sebagai penipuan. BRI juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan syarat yang tidak wajar, serta selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi BRI, seperti website dan akun media sosial resmi.


Akhmad menambahkan, “Perseroan secara konsisten memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat terkait literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital.” BRI berkomitmen untuk menjaga keamanan layanan perbankan dan kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.


// Artikel Terkait