Sunday, 16 August 2026
Finansial

BNI Bantu Wujudkan Impian Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Setelah menanti 14 tahun, Terry Alfrits Wagiu berhasil memiliki rumah pertama berkat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dari BNI.

I
Intan Permatasari
03 August 2026 59 pembaca
Terry menjadi salah satu penerima manfaat dalam kegiatan Akad Massal dan Serah Terima Kunci 62.710 Unit Rumah yang diselenggarakan pemerintah secara serentak pada Kamis (30/7/2026). (Dok: BNI)
Terry menjadi salah satu penerima manfaat dalam kegiatan Akad Massal dan Serah Terima Kunci 62.710 Unit Rumah yang diselenggarakan pemerintah secara serentak pada Kamis (30/7/2026). (Dok: BNI)
suara.com Sumber: suara.com

Setelah menjalani kehidupan pernikahan selama 14 tahun, Terry Alfrits Wagiu akhirnya merealisasikan impiannya untuk memiliki rumah pertama. Wartawan yang berasal dari Tomohon ini mendapatkan hunian di Grazia Residence 2 melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI. Terry menjadi salah satu penerima manfaat dalam acara Akad Massal dan Serah Terima Kunci untuk 62.710 unit rumah yang diadakan secara serentak oleh pemerintah pada Kamis, 30 Juli 2026.

Kisah Terry menarik perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang berinteraksi melalui konferensi video yang menghubungkan lokasi utama acara di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan Tomohon. Dalam dialog tersebut, Presiden menanyakan tentang kondisi rumah yang kini dihuni Terry, termasuk kualitas bangunan dan fasilitas di lingkungan perumahan. Terry menjawab, “Sangat baik, Pak, sangat bagus. Airnya lancar, bangunannya kuat juga, keamanan juga, malam terang, Pak.”

Ucapan Syukur atas Kepemilikan Rumah

Pada kesempatan tersebut, Terry juga menyampaikan rasa syukurnya karena akhirnya bisa memiliki tempat tinggal sendiri setelah menunggu lebih dari satu dekade. “Saya juga mau menyampaikan banyak terima kasih, Pak. Karena melalui program Bapak, saya bisa punya rumah. Sudah 14 tahun menikah, baru dapat rumah ini,” ungkapnya.

Dampak Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat

Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa pengalaman Terry mencerminkan dampak positif dari akses pembiayaan perumahan terhadap kehidupan masyarakat. Ia menekankan bahwa bagi banyak keluarga, rumah bukan hanya sekadar aset, tetapi juga memberikan rasa aman, kepastian, dan fondasi untuk merencanakan masa depan. “Kisah Terry menjadi gambaran nyata bagaimana akses pembiayaan perumahan dapat memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Iqbal dalam keterangan tertulis.

Menurut Iqbal, BNI sebagai salah satu bank penyalur KPR subsidi terus mendukung Program Tiga Juta Rumah dengan menyediakan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “BNI terus berkomitmen mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyediaan akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tambahnya. Ia juga menyatakan bahwa keterlibatan BNI dalam akad massal dan serah terima kunci tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses kepemilikan rumah.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta jajaran pimpinan Himpunan Bank Milik Negara, perwakilan bank penyalur, pengembang, dan penerima manfaat. Kisah Terry menjadi salah satu contoh bagaimana pembiayaan rumah subsidi dapat membantu keluarga di Indonesia untuk mendapatkan hunian pertama. Melalui dukungan terhadap sektor perumahan, BNI berupaya memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang layak, sekaligus membangun kehidupan yang lebih aman dan terencana.

// Artikel Terkait