Sunday, 16 August 2026
Kesehatan

BGN Lantik Lima Pejabat Baru untuk Optimalisasi Program Makan Bergizi

Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja melantik lima pejabat baru untuk meningkatkan pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penambahan sumber daya manusia ini bertujuan agar pengadaan program ke...

P
Patrick Jonathan
21 July 2026 66 pembaca
BGN melantik 5 pejabat baru. Foto: (Taufiq Syarifudin/detikcom)
BGN melantik 5 pejabat baru. Foto: (Taufiq Syarifudin/detikcom)

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) telah melaksanakan pelantikan terhadap lima pejabat madya baru guna mendukung perbaikan dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu fokus dari penambahan sumber daya manusia ini adalah memastikan bahwa setiap program kerja, termasuk pengadaan, dapat berjalan sesuai dengan sasaran yang diharapkan, dan mencegah terulangnya pembelian motor listrik yang tidak efektif.

Di antara pejabat yang dilantik, Zainuri ditunjuk untuk mengisi posisi sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran. Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN, menyatakan keyakinannya bahwa Zainuri akan mampu mengelola pengadaan barang dengan baik di masa mendatang.

Komitmen untuk Tidak Mengulangi Kesalahan

Dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/7/2026), Agustina menegaskan, "Motor listrik, nggak akan terulang tuh. Yakin saya." Ia menambahkan bahwa motor listrik yang saat ini tidak terpakai kemungkinan besar akan dialokasikan untuk Kementerian atau Lembaga lain yang memerlukan.

Agustina menjelaskan, "Kemarin sempat memang ada beberapa yang mengusulkan untuk pemanfaatan itu (motor listrik) dari Kemendukbangga, lalu dari Pertanian, dari guru juga sempat ada." Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden telah memberikan izin bagi kementerian yang membutuhkan untuk mengajukan permohonan pemanfaatan motor tersebut, dan tim dari Presiden akan melakukan kajian terkait hal itu.

Pemanfaatan Sumber Daya yang Ada

Menurut Agustina, motor-motor yang telah dibeli dengan dana negara sebaiknya dimanfaatkan, daripada dibiarkan tidak terpakai. "Intinya akan kami manfaatkan, tapi intinya nggak semua untuk BGN ya. Karena itu sudah dibayar oleh uang negara," tutupnya.

Dengan pelantikan ini, BGN berharap dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program-programnya, serta menghindari kesalahan yang pernah terjadi sebelumnya.

// Artikel Terkait