Jakarta - Makanan yang gurih dan asin sering kali menjadi pilihan utama bagi banyak orang. Dari berbagai jajanan modern, saus, hingga makanan yang mengandung penyedap rasa, semua itu menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari. Namun, perlu diingat bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi garam atau natrium dapat membawa dampak serius bagi kesehatan.
Spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan bahwa batas aman untuk konsumsi natrium dalam sehari sangatlah terbatas. Tanpa disadari, akumulasi natrium dari berbagai jenis makanan dan camilan sering kali melebihi batas yang dianjurkan. "Kalau natrium itu per hari kan 2.000 miligram per hari, itu setara dengan satu sendok teh garam dapur. Kan itu sedikit banget," jelas dr. Yaze.
Ia menambahkan, "Dan itu dapatnya bukan dari makanan saja, termasuk dari jajanan, dari saus, dari micin lagi. Nah itu harusnya totalnya semua 2.000 mg. Tapi, pasti kebanyakan orang konsumsi lebih dari itu."
Risiko Kesehatan Akibat Natrium Berlebih
dr. Yaze menjelaskan bahwa ketika asupan natrium berlebihan, tubuh akan berusaha menyeimbangkan dengan menahan cairan. Proses ini terjadi karena tubuh menarik lebih banyak air ke dalam pembuluh darah untuk membantu ginjal dalam menyaring natrium yang berlebih. Namun, peningkatan cairan dalam pembuluh darah dapat memengaruhi tekanan darah. "Jadi akhirnya bisa terjadi retensi cairan, jadi cairannya terjebak di pembuluh darah. Akhirnya tensinya jadi naik nih, karena kebanyakan air," ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Yaze menjelaskan, "Sebenarnya kenapa terjadi retensi cairan, gara-gara dia ingin membantu ginjal untuk menyaring natrium yang kebanyakan tadi kan. Tapi, gara-gara terlalu banyak air ya tensinya akan naik."
Dampak Jangka Panjang pada Kesehatan Ginjal
Akibat dari tingginya konsumsi garam tidak hanya terbatas pada hipertensi. dr. Yaze mengungkapkan bahwa organ ginjal harus bekerja lebih keras setiap hari untuk mengelola natrium yang berlebihan. Beban kerja yang meningkat ini dalam jangka panjang dapat merusak fungsi ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD).
Selain itu, iritasi dan tekanan tinggi yang terus-menerus pada pembuluh darah dapat mengakibatkan masalah serius lainnya pada organ vital. "Terus jangka panjangnya ya hipertensi, lama-lama bisa terjadi stroke juga karena ada penyempitan, terus pasti gangguan ginjal, terus bisa jadi terjadi CKD juga," tegas dr. Yaze.
Dengan demikian, penting untuk memperhatikan asupan natrium agar kesehatan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai risiko penyakit serius.