Sunday, 16 August 2026
Politik & Hukum

Bahlil Dorong Golkar Sulsel Raih Suara Maksimal di Pemilu 2024

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengajak kader di Sulawesi Selatan untuk meningkatkan perolehan suara dan menjadikan provinsi tersebut sebagai basis suara Golkar di Indonesia Timur.

A
Arga Pratama
21 July 2026 75 pembaca
Bahlil: Musda Golkar Sulsel Melahirkan 3 Keputusan Besar
Bahlil: Musda Golkar Sulsel Melahirkan 3 Keputusan Besar
jpnn.com Sumber: jpnn.com

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengajak para kader untuk meningkatkan suara partai di Sulawesi Selatan. Ia menegaskan pentingnya provinsi ini tetap menjadi lumbung suara bagi Golkar di wilayah Indonesia Timur. Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulsel di Makassar pada Sabtu, 18 Juli.

Bahlil menyatakan, "Musda akan melahirkan tiga keputusan besar, yaitu evaluasi kepengurusan, menyusun program kerja dan rekomendasi, serta memilih ketua DPD Partai Golkar." Menurutnya, konsolidasi merupakan kunci untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan, yang selama ini menjadi sumber suara utama Golkar di kawasan Timur Indonesia, meskipun ada penurunan dominasi pada Pemilu 2024.

Konsolidasi dan Target Kursi

Ia meminta agar kepengurusan baru segera menyelesaikan musyawarah cabang (muscab) di seluruh DPD II kabupaten dan kota, serta melanjutkan konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. "Saya meminta nanti setelah musda selesai, dilaksanakan muscab kabupaten kota. Selanjutnya di tingkat kecamatan dan desa," ungkapnya.

Bahlil juga memberikan target khusus kepada kepengurusan baru untuk meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar pada Pemilu 2029. "Satu yang saya tekankan, kursi harus naik. Itu adalah perintah DPP kepada ketua DPD yang nanti ditetapkan melalui musda," tegasnya. Ia menekankan bahwa kursi Partai Golkar harus bertambah, baik di DPR, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota.

Partai Golkar yang Inklusif

Selain itu, Bahlil menanggapi isu mengenai kader yang ingin berpindah ke partai lain setelah Musda. Ia menyatakan bahwa meskipun banyak kader yang memilih untuk mendirikan atau bergabung dengan partai lain seperti Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Hanura, Partai Golkar tetap kokoh dan konsisten menjalankan amanat konstitusi. "Partai Golkar adalah partai yang inklusif, bukan partai yang eksklusif. Memang beda pola partai," ujarnya.

Saat ini, Partai Golkar menguasai 14 kursi di DPRD Provinsi Sulsel hasil Pemilu 2024, menempati posisi kedua terbanyak dan mendapatkan kursi wakil ketua DPRD Sulsel untuk periode 2024–2029. Golkar juga memperoleh 4 kursi di DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel pada Pemilu 2024.

Bahlil hadir dalam acara tersebut bersama Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, dan Bendahara Umum, Sari Yuliati. Dalam Musda ini, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel setelah menjadi calon tunggal. Penetapan dilakukan melalui sidang Musda yang dipimpin oleh perwakilan DPP Golkar, Mustafa Raja, di Hotel Claro Makassar pada Sabtu malam.

"Menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih sekaligus ketua formatur untuk menyusun kepengurusan," ujar Mustafa Raja.

// Artikel Terkait