Jakarta, CNN Indonesia -- Pada hari Jumat (10/7), Apple resmi melayangkan gugatan kepada OpenAI. Dalam gugatan tersebut, OpenAI dituduh melakukan pencurian rahasia dagang iPhone saat berusaha mengembangkan perangkat kerasnya sendiri. Menurut laporan dari AFP, gugatan ini diajukan di pengadilan federal yang berada di San Jose, California, Amerika Serikat.
Gugatan ini menggambarkan langkah agresif yang diambil oleh OpenAI untuk merekrut karyawan dari Apple dan mengakses informasi rahasia guna menciptakan produk mereka sendiri. Selain OpenAI, beberapa mantan karyawan Apple juga disebutkan dalam gugatan tersebut, termasuk Tang Yew Tan, yang kini menjabat sebagai kepala perangkat keras di OpenAI, serta insinyur Chang Liu.
Tuduhan Pencurian Rahasia Dagang
Apple menyatakan, "Di setiap tingkatan, mulai dari anggota staf teknis hingga chief hardware officer, dan berkoordinasi dengan mitra bisnis, OpenAI telah mencuri rahasia dagang dan informasi rahasia Apple," dalam pengaduan yang terdiri dari 41 halaman tersebut.
Tanggapan OpenAI terhadap Gugatan
OpenAI telah memberikan pernyataan mengenai gugatan ini, menegaskan bahwa mereka tidak tertarik dengan rahasia dagang milik perusahaan lain. "Kami tidak tertarik dengan rahasia dagang perusahaan lain. Kami tetap fokus pada pengembangan teknologi inovatif yang memberdayakan masyarakat di mana pun," ungkap juru bicara OpenAI.
Gugatan ini menandai peningkatan ketegangan antara kedua perusahaan, yang sebelumnya menjalin kemitraan pada tahun 2024 untuk mengintegrasikan ChatGPT ke dalam produk Apple. Namun, hubungan tersebut memburuk setelah Bloomberg melaporkan pada bulan Mei bahwa OpenAI mempertimbangkan tindakan hukum terhadap Apple, dengan tuduhan bahwa Apple tidak cukup mempromosikan integrasi ChatGPT.
Gugatan ini dapat mempersulit rencana OpenAI untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) yang sangat dinantikan. OpenAI, yang diperkirakan bernilai sekitar US$852 miliar, telah mengumpulkan lebih dari US$180 miliar dari para investor dan juga telah melakukan ekspansi ke sektor perangkat keras konsumen yang dianggap sebagai peluang besar untuk pertumbuhan.