Wednesday, 01 July 2026
Kesehatan

Anne Hathaway Menghadapi Katarak Dini, Mata Kirinya Hampir Buta Total

Aktris Anne Hathaway mengungkapkan bahwa ia mengalami katarak dini yang hampir membuat mata kirinya buta total selama sepuluh tahun. Pengakuan ini disampaikan dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

A
Adib Ahmad Rizaldi
13 June 2026 23 pembaca
Foto: Instagram @annehathaway
Foto: Instagram @annehathaway

Jakarta - Aktris pemenang Academy Award dan Golden Globe, Anne Hathaway, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan mengenai kondisi kesehatannya. Bintang film The Devil Wears Prada ini mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami katarak dini yang membuat mata kirinya hampir mengalami kebutaan legal selama satu dekade.

Kondisi gangguan penglihatan yang parah ini dialami oleh Hathaway saat memasuki usia produktif, yaitu dari umur 30 hingga 40 tahun. "Saya buta setengah selama 10 tahun, usia 30 sampai 40 tahun," ungkap Hathaway dalam sebuah sesi wawancara di acara Popcast New York Times.

"Saya mengalami katarak dini, dan itu sangat memengaruhi penglihatan saya hingga membuat saya hampir buta total di mata kiri," lanjutnya. Hathaway mengaku baru memutuskan untuk menjalani operasi guna memperbaiki kondisi katarak tersebut setelah dampaknya semakin parah. Ia bahkan terkejut dengan hasil pasca-operasi karena baru menyadari betapa buruknya kualitas penglihatannya selama sepuluh tahun terakhir.

Katarak Dini dan Usia Muda

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, katarak umumnya terjadi pada sekitar 17,2 persen orang dewasa yang berusia 40 tahun ke atas. Secara global, penyakit ini memengaruhi sekitar 94 juta orang dan menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan di dunia. Meski identik dengan penyakit lansia, katarak ternyata juga bisa menyerang kelompok usia yang jauh lebih muda. Kondisi ini dikenal dalam dunia medis sebagai katarak dini.

Dr Ashley Brissette, seorang dokter spesialis mata dan ahli bedah katarak di New York City, menjelaskan bahwa pembentukan katarak pada usia muda dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun internal. "Kasus-kasus katarak yang muncul lebih awal ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti genetika, kondisi medis tertentu, efek samping obat-obatan, hingga paparan lingkungan," ujar dr Brissette kepada Healthline.

Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai

Katarak terjadi ketika lensa mata yang semula jernih perlahan-lahan menjadi keruh. Dr Brissette mengingatkan bahwa gejala awal katarak dini sering kali bersifat halus dan sangat mudah diabaikan oleh anak muda. Beberapa tanda awal katarak dini yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Penglihatan terasa buram atau seperti berkabut.
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya matahari atau silau lampu.
  • Kesulitan melihat dengan jelas pada malam hari.
  • Warna-warna di sekitar tampak memudar atau menguning.
  • Membutuhkan cahaya yang lebih terang untuk melakukan aktivitas sehari-hari (seperti membaca).

Seiring berjalannya waktu, katarak yang dibiarkan tanpa penanganan medis tidak hanya menurunkan ketajaman penglihatan, tetapi juga mengganggu mobilitas, kemandirian, hingga meningkatkan risiko terjatuh.

// Artikel Terkait