Sejumlah aktivis muda dari berbagai latar belakang organisasi kemahasiswaan resmi bergabung dalam kepengurusan Gema Keadilan untuk periode 2026–2031. Pelantikan ini berlangsung pada Kamis, 16 Juli, di Jakarta, dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) V organisasi tersebut.
Kepengurusan baru Gema Keadilan yang dipimpin oleh Rahmat Saleh telah dilantik oleh Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid. Dalam sambutannya, Kholid menyampaikan, "Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah saudara-saudara yang telah mengucapkan sumpah jabatan secara resmi menjadi pengurus DPP Gema Keadilan. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya."
Tokoh Muda dalam Kepengurusan
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam kepengurusan Gema Keadilan kali ini adalah masuknya tokoh-tokoh muda yang memiliki rekam jejak yang kuat dalam gerakan kemahasiswaan. Mereka berasal dari berbagai organisasi, termasuk Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), dan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Beberapa nama yang terlibat dalam kepengurusan ini antara lain Ketua Umum PP KAMMI periode 2021–2023, Zaki Ahmad Rifai, dan mantan Ketua BEM UI, Maman Abdurrahman, yang masing-masing menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Gema Keadilan. Selain itu, Sekretaris Jenderal PP KAMMI periode 2019–2021, Susanto, dan Korpus BEM SI 2023, Hilmi Ash Shidiqi, juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dan Wakil Sekretaris Jenderal Gema Keadilan.
Harapan untuk Masa Depan
Keberadaan sejumlah tokoh muda dengan pengalaman di gerakan kemahasiswaan diharapkan dapat memperkuat optimisme terhadap arah baru Gema Keadilan di bawah kepemimpinan Rahmat Saleh. Rahmat mengajak seluruh kader untuk menjadikan Gema Keadilan sebagai tempat lahirnya pemimpin muda yang mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, seperti masalah kesejahteraan, pendidikan, dan angka pengangguran yang tinggi.
Dia menegaskan, "Kita ingin Gema Keadilan tidak hanya dikenal sebagai organisasi kepemudaan, tetapi sebagai tempat lahirnya solusi dan pemimpin masa depan," yang juga mencerminkan komitmennya sebagai anggota DPR RI.