Wednesday, 01 July 2026
Politik & Hukum

Aksi Damai 7.000 Massa Dukung Program Prabowo di Jakarta

Sekitar 7.000 orang dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi damai di Jakarta untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto. Aksi ini berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat k...

D
Dimas Adhyaksa Putra
20 June 2026 18 pembaca
Gelombang Dukungan Menguat, 7.000 Massa Kawal Program Kerakyatan Prabowo
Gelombang Dukungan Menguat, 7.000 Massa Kawal Program Kerakyatan Prabowo
jpnn.com Sumber: jpnn.com

Massa yang terdiri dari petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, mahasiswa, buruh, pemuda, dan tokoh masyarakat mengadakan aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 19 Juni, pukul 09.00 WIB. Aksi ini diikuti oleh sekitar 7.000 orang dan berlangsung dengan tertib, mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian. Mereka datang dari berbagai daerah untuk menyampaikan dukungan terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto yang dianggap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Selama aksi berlangsung, para peserta membawa spanduk, poster, dan bendera organisasi. Mereka secara bergantian menyampaikan pernyataan sikap dari atas mobil komando. Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (TNI), menyatakan bahwa dukungan ini diberikan karena program-program pemerintah dianggap menyentuh kepentingan rakyat, khususnya di sektor pertanian, ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Dukungan untuk Program Pemerintah

Don Muzakir menegaskan, "Kami yang tergabung dari unsur petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, buruh, pemuda, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen rakyat Indonesia menyatakan dukungan terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berpihak kepada kepentingan rakyat, memperkuat ekonomi nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat." Ia juga menambahkan bahwa dukungan ini disertai komitmen untuk mengawal pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Don mengungkapkan bahwa berbagai kebijakan pemerintah di sektor pertanian telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, mulai dari kemudahan dalam mendapatkan pupuk hingga penyerapan hasil panen yang semakin baik. Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak positif bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal karena meningkatkan permintaan terhadap produk pangan di daerah.

Aspirasi Masyarakat Desa

Menurut Don, "Dulu hasil panen seperti kubis sering tidak laku. Sekarang terserap. Bidang peternakan, buah-buahan, dan perkebunan juga ikut merasakan manfaatnya. Karena itu kami sangat bersyukur memiliki program yang benar-benar menyentuh masyarakat desa." Ia menegaskan bahwa aksi ini bukanlah aksi tandingan terhadap kelompok tertentu, melainkan untuk menyampaikan aspirasi dan pengalaman masyarakat desa yang merasakan manfaat dari berbagai program pemerintah.

Massa juga mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas mafia pangan, mafia pupuk, mafia tanah, mafia impor, serta praktik-praktik lain yang merugikan rakyat dan menghambat pelaksanaan program pemerintah. Selain itu, mereka mendorong penguatan ekonomi desa melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan UMKM, serta pembangunan infrastruktur pendukung di pedesaan.

Isu reforma agraria menjadi perhatian penting, di mana massa meminta pemerintah segera membentuk Badan Nasional Penyelesaian Reforma Agraria untuk menangani konflik lahan yang masih terjadi di sejumlah daerah. Don juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, karena kondisi yang aman dan kondusif sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kepastian bagi dunia usaha.

Ia menegaskan, "Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan. Jangan sampai perbedaan pandangan memecah persatuan yang selama ini menjadi kekuatan bangsa." Don menilai bahwa stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi saling berkaitan, sehingga semua komponen masyarakat perlu mengedepankan dialog dan semangat gotong royong agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Aksi damai ini berakhir dengan tertib, di mana massa membubarkan diri secara teratur setelah menyampaikan seluruh aspirasi dan pernyataan sikap yang telah disiapkan.

// Artikel Terkait