Sunday, 16 August 2026
Finansial

Transformasi Digital Memperkuat Sektor Maritim Indonesia

Industri maritim Indonesia mengalami modernisasi melalui digitalisasi layanan yang terintegrasi, mencakup pengelolaan kapal dan kepelabuhanan. PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) berkomitmen untuk me...

N
Nabila Safira Putri
16 August 2026 6 pembaca
PTK berupaya membangun bisnis industri maritim yang terintegrasi. (Foto Istimewa).
PTK berupaya membangun bisnis industri maritim yang terintegrasi. (Foto Istimewa).
suara.com Sumber: suara.com

Industri maritim di Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan dengan fokus pada layanan yang lebih terintegrasi, termasuk pengelolaan kapal, kepelabuhanan, shorebase, serta layanan keagenan. PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengelola 370 kapal yang berperan penting dalam mendukung aktivitas logistik dan kebutuhan industri di berbagai wilayah di Indonesia.

Peningkatan Layanan untuk Kedaulatan Maritim

Dalam upaya memperkuat layanan, PTK berkomitmen untuk terus melakukan modernisasi, meningkatkan keselamatan, serta menerapkan standar internasional, yang semuanya bertujuan untuk mendukung kedaulatan maritim dan pertumbuhan ekonomi nasional. PTK juga bertekad untuk memberikan layanan yang andal dan aman kepada seluruh pelanggannya.

Amran Reza, VP Legal & Relation PT Pertamina Trans Kontinental, menyatakan, "Sebagai pelaku sektor logistik dan jasa maritim terpadu, PTK bertekad untuk terus mendukung kedaulatan maritim nasional dan terus meningkatkan layanan yang andal, aman, dan berstandar tinggi bagi seluruh pelanggan."

Armada Kapal yang Mendukung Aktivitas Logistik

PTK berfokus pada penguatan layanan jasa maritim terintegrasi, yang mencakup pengelolaan kapal dan kepelabuhanan. Amran menambahkan, "PTK menilai penguatan layanan menjadi bagian penting untuk mendukung kedaulatan maritim nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi." Saat ini, PTK mengoperasikan 370 armada kapal yang beroperasi di seluruh perairan Indonesia, yang mendukung berbagai aktivitas logistik dan kebutuhan industri di Nusantara.

Selain menyediakan kapal penunjang, PTK juga memiliki empat lini bisnis utama, yakni penyediaan kapal penunjang, jasa kepelabuhanan, shorebase atau pangkalan logistik di tepi pantai, serta layanan keagenan yang mencakup administrasi kebutuhan pelayaran.

Sepanjang tahun 2025, armada kapal PTK mencatat fleet commercial days sebesar 358,52 hari, dengan pencapaian Commission Days mencapai 120.118 hari dan Commercial Days sebesar 119.390 hari. Amran menegaskan bahwa penguatan layanan akan terus diarahkan pada modernisasi, keselamatan, serta penerapan standar internasional.

Amran juga menyampaikan, "Semangat Hari Kemerdekaan RI turut mendorong para Perwira PTK terus meningkatkan layanannya di bidang jasa maritim, sehingga semakin modern, menjunjung aspek keselamatan (HSSE) dan berstandar internasional."

// Artikel Terkait