Populasi ikan sapu-sapu di DKI Jakarta telah meningkat hingga mencapai 60 persen. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait potensi risiko kesehatan bagi masyarakat yang mengonsumsinya.
Menurut informasi yang diperoleh, ikan sapu-sapu dikenal memiliki kandungan toksin yang berbahaya. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi ikan ini, terutama mengingat tingginya angka populasi yang dapat mempengaruhi ekosistem perairan. Meskipun ikan ini sering ditemukan di pasar, penting untuk menyadari bahwa mengonsumsinya dapat berisiko bagi kesehatan.
Ke depan, pihak berwenang diharapkan dapat mengambil langkah-langkah untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya ikan sapu-sapu serta melakukan pemantauan yang lebih ketat terhadap populasi ikan di perairan DKI Jakarta.