Sunday, 16 August 2026
Gaya Hidup

Mimpi Buruk Pagi Hari: Kenyataan yang Menakutkan

Mimpi buruk yang dialami di pagi hari seringkali terasa lebih nyata dan emosional, membuat banyak orang kesulitan membedakan antara mimpi dan kenyataan. Fenomena ini berkaitan dengan fase tidur terten...

A
Aryani Sarasvati
09 August 2026 56 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Mimpi buruk yang muncul di pagi hari sering kali memberikan pengalaman yang lebih jelas dan emosional, sehingga seseorang bisa merasa bingung untuk membedakan antara mimpi dan realitas. Hal ini sering kali terjadi saat seseorang mengalami fase Rapid Eye Movement (REM), terutama ketika mereka kembali tidur setelah terbangun.

Fenomena ini juga dapat muncul ketika seseorang mematikan alarm dan memilih untuk tidur lagi. Dokter spesialis penyakit dalam yang juga merupakan konsultan ginjal dan hipertensi, dr Decsa Medika Hertanto, menjelaskan bahwa kondisi ini berkaitan erat dengan sleep inertia serta perubahan dalam fase tidur.

Mimpi Pagi yang Sangat Nyata

Mimpi yang terjadi menjelang pagi sering kali terasa lebih hidup atau vivid. Salah satu penyebabnya adalah fase REM yang berlangsung lebih lama di akhir periode tidur. Pada saat fase REM, aktivitas otak yang berhubungan dengan emosi dan memori tetap tinggi, yang membuat pengalaman dalam mimpi terasa lebih kuat dan emosional.

Pengaruh Tidur Kembali setelah Alarm

Kebiasaan untuk mematikan alarm dan kemudian tidur kembali dapat menyebabkan seseorang kembali memasuki fase tidur yang berkaitan dengan mimpi. Hal ini berpotensi memicu mimpi yang lebih intens dan menakutkan.

// Artikel Terkait