Sunday, 16 August 2026
Gaya Hidup

Mengenal Terapi Obat Derivat Plasma yang Akan Diproduksi di Tanah Air

Obat derivat plasma, yang dikenal sebagai Plasma-Derived Medicinal Products (PODP), memiliki peranan penting dalam pengobatan berbagai penyakit serius. Rencana pemerintah untuk memproduksi obat ini di...

D
Dewi Kartika Lestari
13 July 2026 70 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA – Obat derivat plasma atau yang dikenal dengan istilah Plasma-Derived Medicinal Products (PODP) mungkin masih menjadi istilah yang asing bagi banyak orang di Indonesia. Namun, terapi ini memiliki fungsi krusial dalam dunia kesehatan karena digunakan untuk mengobati berbagai penyakit serius, termasuk beberapa penyakit langka yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik.

Sejalan dengan rencana pemerintah untuk membangun ekosistem plasma nasional, ada harapan bahwa obat derivat plasma ini dapat diproduksi di dalam negeri dalam waktu dekat. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas akses bagi pasien yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Proses Pembuatan Obat Derivat Plasma

Obat derivat plasma dihasilkan dari plasma darah manusia, yaitu bagian cair dari darah yang memiliki warna kekuningan. Plasma ini menyumbang sekitar 55 persen dari total volume darah dan mengandung berbagai protein penting yang diperlukan oleh tubuh, seperti albumin, imunoglobulin, dan faktor pembekuan darah.

Melalui teknologi yang dikenal sebagai fraksionasi plasma, protein-protein ini dipisahkan, dimurnikan, dan kemudian diolah menjadi berbagai jenis obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi medis. Karena berasal dari protein alami dalam tubuh manusia, obat derivat plasma tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh obat sintetis untuk beberapa penyakit tertentu.

Pentingnya Terapi Obat Derivat Plasma

Keberadaan obat derivat plasma sangat penting dalam pengobatan, terutama untuk penyakit-penyakit yang memerlukan terapi khusus. Dengan adanya produksi lokal, diharapkan pasien di Indonesia dapat memperoleh akses yang lebih baik terhadap terapi ini, sehingga meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di tanah air.

// Artikel Terkait