JAKARTA, iNews.id – Pertunjukan setengah waktu yang pertama dalam sejarah Final Piala Dunia 2026 ternyata memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar hiburan. Acara ini berhasil menggalang dana kemanusiaan mencapai 60 juta dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp1 triliun.
Acara yang berlangsung di jeda laga final Piala Dunia 2026 ini menarik perhatian publik dengan penampilan dari sejumlah musisi terkenal seperti Madonna, BTS, Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, dan Coldplay. Namun, di balik kemewahan pertunjukan tersebut, FIFA juga memiliki misi sosial untuk membantu jutaan anak di berbagai belahan dunia.
Dana untuk Pendidikan dan Olahraga Anak
Jumlah dana sebesar Rp1 triliun yang berhasil dihimpun melalui FIFA Global Citizen Education Fund akan dialokasikan untuk mendukung program pendidikan dan olahraga bagi anak-anak di seluruh dunia. Dengan demikian, setiap penampilan dari para musisi tidak hanya menghibur miliaran penonton, tetapi juga berkontribusi pada gerakan kemanusiaan berskala global.
Konsep Pertunjukan yang Menginspirasi
Pertunjukan setengah waktu yang bersejarah ini mengadaptasi konsep yang selama ini dikenal dengan Super Bowl. Namun, FIFA memanfaatkan panggung megah tersebut tidak hanya sebagai tontonan, melainkan juga sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian global terhadap akses pendidikan dan pengembangan olahraga bagi generasi muda.
Chris Martin, vokalis Coldplay, ditunjuk sebagai kurator artistik yang merancang keseluruhan konsep pertunjukan. Madonna membuka acara dengan lagu "Music", diikuti oleh penampilan BTS dengan "Dynamite", Justin Bieber yang tampil akustik membawakan "Everything Hallelujah", serta kolaborasi antara Shakira dan Burna Boy dengan lagu resmi Piala Dunia 2026, "Dai Dai".