Sunday, 17 May 2026
Kesehatan

Kemenkes Tampilkan Rekaman Suara Dokter Internship di Jambi Sebelum Meninggal Dunia

Kementerian Kesehatan memutar rekaman suara dokter internship bernama Myta Aprilia Azmi dalam konferensi pers yang membahas penyebab kematiannya akibat infeksi paru-paru berat.

N
Nabila Safira Putri
07 May 2026 9 pembaca
Kemenkes Tampilkan Rekaman Suara Dokter Internship di Jambi Sebelum Meninggal Dunia
Foto: Konferensi pers Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan menggelar konferensi pers di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/5), di mana mereka memutar beberapa rekaman suara (voice note) milik dokter internship berinisial MAA atau dr Myta Aprilia Azmi. Rekaman tersebut diperdengarkan oleh Plt Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra, yang menjelaskan kronologi sakit hingga meninggalnya dokter tersebut akibat infeksi paru-paru yang parah.

Rudi menjelaskan bahwa dr Myta mulai merasakan gejala sakit saat menjalani stase di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD KH Daud Arief, Kuala Tungkal, Jambi, pada tanggal 26 Maret 2026. Meskipun mengalami demam, batuk, dan pilek, dr Myta tetap menjalankan tugas jaga di IGD dan melakukan pengobatan secara mandiri.

Kondisi Kesehatan yang Menurun

Kondisi kesehatan dr Myta terus menurun hingga akhir Maret 2026. Setelah jaga malam, ia bahkan meminta untuk dipasang infus di IGD. Rudi mengungkapkan bahwa dr Myta tidak melaporkan kondisi kesehatannya kepada dokter pendamping.

Kemenkes juga memutar rekaman suara yang dikirimkan dr Myta kepada rekan-rekan sesama peserta internship. Dalam rekaman tersebut, dr Myta mengungkapkan keluhan mengenai kondisi tubuhnya yang semakin memburuk akibat demam tinggi dan kesulitan bernapas.

Panggilan untuk Mengganti Jadwal Jaga

Salah satu momen yang paling disorot adalah saat dr Myta mengaku tidak kuat untuk menjalankan tugas jaga. Rudi menjelaskan, "Pada tanggal 15 April pagi, dr Myta mengirimkan voice note kepada rekannya, meminta agar jadwal jaganya digantikan. Dalam rekaman itu, terdengar napasnya sudah agak sesak."

Dalam rekaman tersebut, dr Myta meminta tolong kepada rekannya, "Astri... Aku... Aku mau minta tolong... Ng... Mau minta tolong. Jadi, kalau dari jadwal kan Astri ini ya, apa, libur, ndak sih? Libur, ndak sih? Aku... Mau minta tolong gantiin jadwal aku, yang pagi ini. Kalau misal... Kamu... Bisa... Hari ini aja. Nanti yang malam biarlah Rena nanti yang gantiin... Kalau yang aku sih kayak... Enggak kuat, Astri...," ungkapnya dengan suara sesak.

Permintaan untuk mengganti jadwal jaga tersebut akhirnya disetujui oleh rekannya. Rudi menambahkan, "Selanjutnya berdasarkan informasi keterangan dari rekannya, dokter A ini bersedia menggantikan dokter MAA untuk jaga di IGD."

// Artikel Terkait