Monday, 17 August 2026
Finansial

Dividen BUMN Digerakkan untuk Program Hilirisasi Prabowo

Presiden Prabowo Subianto mengarahkan dividen BUMN untuk mendukung program hilirisasi yang bertujuan menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi nasional.

A
Arga Pratama
14 August 2026 44 pembaca
Dividen BUMN akan diputar menjadi program hiliriasi dan membeli perusahaan. [Ist]
Dividen BUMN akan diputar menjadi program hiliriasi dan membeli perusahaan. [Ist]
suara.com Sumber: suara.com

Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan penggunaan dividen dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melaksanakan program hilirisasi, yang diharapkan dapat menciptakan banyak lapangan kerja. Danantara, sebagai salah satu inisiator, telah memulai tahap groundbreaking untuk berbagai proyek hilirisasi di sektor pertambangan dan pangan yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.

Dalam upayanya, Prabowo menekankan pentingnya hilirisasi yang dinilai memberikan banyak manfaat, baik untuk perekonomian maupun penciptaan lapangan kerja. Ia menjelaskan bahwa melalui Danantara, sejumlah program hilirisasi telah berjalan, mencakup sektor pertambangan dan pangan. "Dengan Danantara kita sudah groundbreaking 13 proyek hilirisasi pada tanggal 6 Februari 2026, dan 13 lagi proyek hilirisasi pada tanggal 29 April 2026," ungkapnya saat Sidang Tahunan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).

Proyek Hilirisasi yang Dijalankan

Proyek hilirisasi yang dimaksud meliputi pengolahan batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti LPG, hilirisasi tembaga dan emas, pengolahan garam industri, serta pengolahan alumina menjadi aluminium. Presiden Prabowo Subianto juga melakukan groundbreaking untuk 13 proyek hilirisasi tahap II yang berlokasi di Kilang Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah. "Menghasilkan puluhan ribu lapangan kerja. Belum lagi proyek-proyek waste to energy yang telah juga kita mulai," tambahnya.

Pembelian Perusahaan Global untuk Teknologi dan Manajemen

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan bahwa dividen BUMN juga akan digunakan untuk memperkuat sektor hulu atau upstreaming. Rencananya, pemerintah akan membeli perusahaan-perusahaan terkemuka di dunia untuk memperoleh teknologi, manajemen, dan akses ke pasar. "Kita juga akan membeli perusahaan-perusahaan terbaik di dunia untuk kita bisa dapat teknologinya, kita bisa dapat IP-IP-nya, kita bisa dapat manajemen yang terbaik, kita bisa dapat pasarnya, kita bisa dapat pengalaman mereka, sehingga nanti ekonomi kita akan kuat," jelasnya.

Contoh yang diberikan Prabowo terkait sektor peternakan menunjukkan bahwa peningkatan produksi daging nasional memerlukan ketersediaan sapi dalam jumlah besar. Ia menekankan bahwa penguasaan teknologi, seperti kloning, dapat menjadi solusi untuk mempercepat peningkatan populasi ternak. "Saudara-saudara, sebagai contoh untuk meningkatkan hasil daging kita, kita perlu sapi yang banyak. Ya dengan itu kita bisa mendapatkan teknologi kloning. Dengan kloning kita bisa memperbanyak kita punya ternak," tutupnya.

// Artikel Terkait