Friday, 03 July 2026
Gaya Hidup

Dampak Negatif Celana Ketat Terhadap Kualitas Sperma Pria

Kualitas sperma dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebiasaan berpakaian. Penggunaan celana yang terlalu ketat dapat berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi pria.

A
Arga Pratama
02 July 2026 5 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA – Memastikan kualitas sperma yang baik tidak hanya bergantung pada pola makan yang sehat dan aktivitas fisik yang teratur. Terdapat kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan oleh pria yang dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan reproduksi mereka.

Pentingnya Memperhatikan Kebiasaan Berpakaian

Dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria, dr. Jefry Tribowo, menekankan bahwa salah satu kebiasaan yang sebaiknya dihindari adalah mengenakan celana yang terlalu ketat atau bahkan berlapis-lapis. Menurutnya, kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan suhu di area selangkangan, yang pada gilirannya dapat mengganggu produksi sperma.

“Lalu ada beberapa kebiasaan pria muda yang saya sering temui dan sebetulnya itu sangat buruk untuk sperma, yaitu adalah kebiasaan memakai celana yang terlalu ketat sampai tiga lapis,” ungkap dr. Jefry. Ia menambahkan bahwa tidak jarang pria memakai beberapa lapis celana sekaligus, mulai dari celana dalam, boxer, hingga celana panjang. Kebiasaan ini dapat meningkatkan suhu di area reproduksi menjadi lebih tinggi.

Kebiasaan Berlapis yang Perlu Dihindari

“Entah kenapa ya pria-pria tuh banyak yang dia itu kalau pakai celana dia tiga lapis; celana dalam, boxer, lalu pakai lagi celana panjang,” jelasnya. Kebiasaan ini, meskipun tampak sepele, dapat berdampak signifikan pada kesehatan sperma dan fungsi reproduksi pria.

Oleh karena itu, penting bagi pria untuk memperhatikan jenis dan ukuran celana yang mereka kenakan agar tetap menjaga kesehatan reproduksi dengan baik.

// Artikel Terkait