Sunday, 17 May 2026
Kesehatan

--- Argentina Selidiki Asal Penyebaran Hantavirus di Kapal Pesiar ---

--- Kementerian Kesehatan Argentina sedang menyelidiki kemungkinan negara mereka sebagai sumber wabah hantavirus yang mematikan di kapal pesiar MV Hondius, yang telah menyebabkan beberapa kematian. -...

A
Adib Ahmad Rizaldi
07 May 2026 8 pembaca
---
Argentina Selidiki Asal Penyebaran Hantavirus di Kapal Pesiar

---
Foto: via REUTERS/TEDROS ADHANOM GHEBREYESUS VIA X
---TITLEEXCERPT--- Kementerian Kesehatan Argentina sedang menyelidiki kemungkinan negara mereka sebagai sumber wabah hantavirus yang mematikan di kapal pesiar MV Hondius, yang telah menyebabkan beberapa kematian. ---CONTENT---

Jakarta - Kementerian Kesehatan Argentina tengah melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah negara mereka merupakan titik awal dari wabah hantavirus yang telah merenggut nyawa beberapa orang di kapal pesiar mewah MV Hondius. Otoritas kesehatan setempat mengumumkan pada Rabu (6/5) bahwa mereka akan mengirim tim ahli ke Ushuaia, wilayah paling selatan, untuk menangkap dan menguji hewan pengerat yang dikenal sebagai pembawa virus tersebut.


Wilayah ini dipilih karena sebelumnya dikunjungi oleh pasangan asal Belanda yang kemudian meninggal akibat hantavirus. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa hingga 6 Mei, telah teridentifikasi 8 kasus, di mana 3 di antaranya telah dikonfirmasi sebagai hantavirus melalui pengujian laboratorium. Hantavirus yang ada di Amerika Selatan, dikenal sebagai virus Andes, dapat menyebabkan sindrom paru hantavirus yang serius dan sering kali fatal.


Pihak berwenang Argentina juga berencana mengirimkan RNA virus Andes serta pedoman diagnosis dan pengobatan ke laboratorium di beberapa negara, termasuk Spanyol, Senegal, Afrika Selatan, Belanda, dan Inggris. Selain itu, WHO sedang bekerja sama dengan berbagai negara untuk melacak penumpang yang turun di Pulau Saint Helena sebelum kapal mencapai Tanjung Verde. Di Afrika Selatan, sebanyak 65 orang yang pernah kontak dengan pasien telah diidentifikasi untuk pemantauan lebih lanjut.


Meskipun situasi medis di kapal pesiar tersebut cukup serius, suasana di antara para penumpang tetap kondusif. Salah satu penumpang, Kasem Hato, menyampaikan bahwa kapten kapal terus memberikan informasi terbaru secara transparan. Ia menambahkan bahwa penumpang berusaha menjaga jarak sosial dan mengenakan masker untuk tetap aman, sambil tetap menjalani aktivitas sehari-hari seperti membaca dan menonton film.


Dengan situasi yang terus berkembang, pihak berwenang akan terus memantau dan memberikan informasi terbaru mengenai penyebaran hantavirus ini.

// Artikel Terkait