Monday, 17 August 2026
Gaya Hidup

Waspadai Durasi Sauna! Ini Dampaknya bagi Kesehatan Pria

Sauna sering dipilih sebagai cara untuk relaksasi setelah berolahraga, namun penggunaan yang berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan pria. Dokter menjelaskan pentingnya memperhatikan durasi...

P
Patrick Jonathan
03 August 2026 61 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Sauna menjadi pilihan populer untuk relaksasi setelah berolahraga, memberikan sensasi nyaman dan membantu pemulihan tubuh. Namun, penggunaan sauna yang berlebihan dapat menimbulkan efek buruk, khususnya bagi kesehatan reproduksi pria.

Dokter dan influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, mengingatkan bahwa sauna tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus disesuaikan dengan jenis aktivitas fisik yang telah dilakukan. Ia menekankan bahwa sauna lebih bermanfaat bagi individu yang baru saja menyelesaikan latihan beban.

Manfaat Sauna Setelah Latihan Beban

“Ini jawabannya ku kasih tahu. Jawabannya defense. Sauna itu biasa dilakukan oleh orang-orang yang habis angkat beban,” ungkap dr Tirta dalam video yang diunggah di channel YouTube miliknya pada Minggu (2/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa berbagai penelitian menunjukkan bahwa sauna setelah latihan beban dapat mendukung proses perkembangan otot. Suhu panas yang dihasilkan saat sauna dapat menyebabkan pembuluh darah kapiler melebar, yang pada gilirannya meningkatkan aliran darah ke otot.

Pentingnya Penelitian Terkait Sauna

“Jurnal pertama adalah jurnal yang mendukung bahwa sauna yang dilakukan habis angkat beban, itu ternyata efektif buat pertumbuhan otot. Karena terjadi pembesaran pembuluh darah kapiler sehingga meningkatkan aliran darah ke otot yang membuat otot tersebut berkembangnya menjadi cepat,” jelasnya.

Dengan demikian, sangat penting untuk memperhatikan durasi dan frekuensi penggunaan sauna agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan, terutama bagi pria.

// Artikel Terkait