JAKARTA, iNews.id – Demam berdarah dengue (DBD) terus menjadi salah satu penyakit yang berisiko bagi anak-anak di Indonesia. Banyak orang tua yang percaya bahwa jika anak mereka pernah terinfeksi DBD, maka mereka akan kebal seumur hidup. Namun, kenyataannya, seseorang dapat terinfeksi DBD lebih dari satu kali.
Ketua Satgas Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Hartono Gunardi, mengungkapkan bahwa virus dengue terdiri dari empat serotipe yang berbeda. Oleh karena itu, infeksi pertama tidak menjamin perlindungan terhadap semua jenis virus dengue yang ada. "Virus dengue ada empat jenis. Kalau kita sakit karena virus yang satu, kita masih bisa terinfeksi virus nomor dua, nomor tiga, dan nomor empat. Bahkan infeksi berikutnya cenderung memberikan reaksi yang lebih berat dibanding infeksi pertama," jelas Prof Hartono dalam konferensi pers Takeda yang bertajuk Ayo Bersama Cegah DBD, baru-baru ini.
Pentingnya Vaksinasi untuk Anak
Menurut Prof Hartono, situasi ini menegaskan pentingnya vaksinasi dengue sebagai langkah pencegahan yang perlu dipertimbangkan, terutama bagi anak-anak yang termasuk dalam kelompok yang rentan mengalami komplikasi akibat infeksi dengue. Infeksi dengue disebabkan oleh empat serotipe virus, yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. Ketika seseorang terinfeksi salah satu serotipe, tubuh akan membangun kekebalan terhadap jenis virus tersebut. Namun, kekebalan ini tidak memberikan perlindungan yang lengkap terhadap tiga serotipe lainnya.
Risiko Infeksi Ulang yang Perlu Diwaspadai
Dengan adanya empat serotipe virus dengue, risiko infeksi ulang tetap ada, dan bisa jadi lebih parah pada infeksi berikutnya. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi salah satu solusi yang dapat membantu melindungi anak-anak dari ancaman DBD yang berulang. Kesadaran orang tua mengenai pentingnya vaksinasi ini sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka.