Polda Metro Jaya mengungkapkan adanya upaya dari kelompok anarkis yang berencana menyusup ke dalam demonstrasi buruh di Jakarta, khususnya di kawasan Monas dan Gedung DPR pada peringatan Hari Buruh Internasional. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan deteksi dini terhadap potensi kerusuhan yang dapat mencoreng marwah demokrasi.
Dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Iman menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk melakukan kerusuhan. Barang-barang tersebut termasuk botol kosong, kain pemicu untuk bom molotov, serta bahan bakar yang dapat digunakan untuk membuat bom molotov. Selain itu, ditemukan juga paku beton yang direncanakan untuk merusak bangunan dan pembatas jalan.
Iman menambahkan bahwa kelompok tersebut berencana memanfaatkan momen saat sebagian peserta aksi mengikuti orasi untuk melakukan pengrusakan. Mereka juga ditemukan memiliki ketapel dengan gotri untuk menyerang petugas, serta sejumlah senjata tajam. Pihak kepolisian juga menemukan dokumen yang berisi rencana kerusuhan, termasuk rundown acara yang menunjukkan waktu dan lokasi serangan yang telah dipersiapkan.
Lebih lanjut, Iman menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan alat komunikasi yang digunakan oleh kelompok tersebut untuk merencanakan tindakan kerusuhan. Selain itu, sejumlah uang juga berhasil diamankan, yang diduga akan digunakan untuk membiayai aksi kerusuhan tersebut. Iman menegaskan bahwa mereka telah melakukan langkah antisipatif dengan menangkap beberapa orang sebelum tindakan pidana terjadi.
Saat ini, 101 orang yang ditangkap sedang memberikan keterangan untuk mendalami sumber pendanaan dan provokasi yang mereka lakukan. Iman meminta agar orang tua dan keluarga dapat berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya atau kantor kepolisian terdekat untuk menghindari disinformasi mengenai situasi ini.